MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2017-12-17 17:15 WIB

Kemendagri Diminta Seragamkan Lembaga Teknis Daerah Kesbangpol

<p>Kemendagri Diminta Seragamkan Lembaga Teknis Daerah Kesbangpol<p>

VALORAnews - Rapat Koordinasi Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) se-Sumatera Barat berakhir, Sabtu (16/12/2017). Dalam rapat koordinasi selama...

Padang Menuju Kota Inklusif

AI Mangindo Kayo | Minggu, 03-12-2017 | 19:25 WIB | 65 klik | Kota Padang
<p>Padang Menuju Kota Inklusif<p>

Wako Padang, Mahyeldi Dt Marajo salam komando dengan anak penyandang disabilitas yang berhasil memenangi lomba dalam rangka memeriahkan HDI 2017 di Simpang Pasar Baru, Pasar Raya Padang, Ahad (2/12/2017) pagi. (humas)

VALORAnews - Hari Disabilitas Internasional (HDI) diperingati secara meriah di Kota Padang, Ahad (3/12/2017). Hal ini sebagai bentuk peningkatan kesadaran bagi semua pihak akan pentingnya pemenuhan, perlindungan dan penegakan hak bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik tersebut.

"Mari kita maknai HDI ini sebagai kekuatan untuk terus menghormati dan melibatkan penyandang disabilitas dalam berbagai aspek kehidupan kita. Terutama bagaimana menempatkan mereka sebagai bagian dari potensi bangsa yang produktif," ajak Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo peringatan puncak HDI 2017 di Simpang Pasar Baru, Pasar Raya Padang, Ahad pagi.

Menurut Mahyeldi, urusan penyandang disabilitas bukanlah urusan pemerintah saja, namun juga bagi semua elemen masyarakat. "Mereka bukanlah bagian dari permasalahan dalam masyarakat, tapi bagian dari keragaman masyarakat dengan kemampuan dan keterbatasan yang berbeda," katanya.


Mahyeldi mengingatkan, bagi penyandang disabilitas, bila diberi kesempatan dan wadah mereka pun bisa mengukir prestasi yang luar biasa. Baik itu di bidang olahraga, pendidikan dan sebagainya yang hal itu sering ditayangkan di media massa.

"Pemko Padang sangat-sangat peduli dengan semua saudara-saudara kita para penyandang disabilitas. Kita berkomitmen untuk terus mendorong pemenuhan dan hak-hak bagi mereka," tuturnya didampingi Kepala Dinas Sosial, Amasrul.

Adapun komitmen tersebut, Mahyeldi memaparkan, secara bertahap telah dilakukan Pemko Padang dengan mengupayakan berbagai program kegiatan. Di antaranya menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) No 3 Tahun 2015 tentang Pemenuhan dan Perlindungan Hak-hak Penyandang Disabilitas.

Selanjutnya, menetapkan kawasan Jl Permindo sebagai kawasan ramah disabilitas yang dilengkapi sarana-prasarana pendukung dan sekarang telah diperluas hingga kawasan Pasar Baru. Kemudian, mengakomodir sejumlah penyandang disabilitas jadi pegawai negeri sipil (PNS) khususnya yang telah ditempatkan di Dinas Sosial berjumlah 3 orang.

Lalu, memberikan pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan penyandang disabilitas serta mengirim pelatihan ke luar daerah, memberikan bantuan dana asistensi serta bantuan kursi roda, kaki palsu dan bantuan perbaikan gizi dan masih banyak lainnya.

Dalam puncak peringatan HDI 2017, Pemko Padang bekerjasama dengan beberapa pihak memeriahkannya dengan menggelar serangkaian lomba antar anak-anak penyandang disabilitas dari murid sekolah luar biasa (SLB) se-Kota Padang dan juga masyarakat penyandang disabilitas yang mempunyai keterampilan baik berupa nyanyi, menari dan keterampilan lainnya.

Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 2 Desember di YPPLB Mangunsarkoro. Dalam peringatan tersebut, diikuti Kepala SLB, Inklusif dan pengurus organisasi disabilitas se-Kota Padang. Juga hadir Ketua GOW Padang, Rosmawati serta beberapa pimpinan OPD dilingkup Pemko Padang. (rls/vri)

Komentar