MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2017-12-17 17:15 WIB

Kemendagri Diminta Seragamkan Lembaga Teknis Daerah Kesbangpol

<p>Kemendagri Diminta Seragamkan Lembaga Teknis Daerah Kesbangpol<p>

VALORAnews - Rapat Koordinasi Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) se-Sumatera Barat berakhir, Sabtu (16/12/2017). Dalam rapat koordinasi selama...

Tinggalkan Generasi Lemah, Mahyeldi: Kita Berdosa Besar

AI Mangindo Kayo | Senin, 04-12-2017 | 14:33 WIB | 58 klik | Kota Padang
<p>Tinggalkan Generasi Lemah, Mahyeldi: Kita Berdosa Besar<p>

Wako Padang, Mahyeldi Dt Marajo memberikan arahan pada Tabligh Akbar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H dan peresmian Magrib Mengaji di Masjid Al-Hijrah, Rawang Panjang, Koto Tangah, Sabtu (2/11/2017) malam. (humas)

VALORAnews - Walikota Padang, H Mahyeldi Dt Marajo mengingatkan jemaah masjid Al Hidayah Pasar Pagi, Rawang Panjang, Koto Tangah, Sabtu (2/11/2017) malam, untuk tidak meninggalkan generasi muda dalam keadaan lemah.

"Kita semua berdosa besar jika meninggalkan generasi dalam keadaan lemah. Saat ini, aksi kebut-kebutan, terlibat narkoba hingga menghuni penjara, mewarnai kehidupan generasi muda kita. Itu semua salah satunya akibat kurang perhatian dari orang tua," ungkap Mahyeldi pada Tabligh Akbar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H dan peresmian Magrib Mengaji di Masjid Al-Hijrah, Rawang Panjang, Koto Tangah.

Mahyeldi menegaskan, tak ada lagi pilihan lain, para orang tua memiliki tanggung jawab terhadap anak-anaknya. "Jangan tinggalkan generasi muda dalam keadaan lemah iman, lemah fisik, lemah mental dan lemah kehidupannya," terang Mahyeldi.


"Semua kita wajib menghadirkan generasi yang kuat, wajib menghadirkan generasi yang mampu. Maka, atas berkat rahmat Allah Swt dan didorong oleh keinginan yang luhur serta rasulullah juga menyampaikan, nanti akan datang suatu masa, dimana umat Islam ini akan dibagi-bagi orang seperti membagi kue," tambah Mahyeldi.

Supaya apa yang disampaikan Rasulullah SAW dapat diatasi, terang dia, peluang itu telah Allah bukakan pada kita semua menjelang 2020, menjelang 100 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Maka tak pilihan yang lain, semua kita membina generasi muda.

"Program 18.21 adalah program yang dihadirkan untuk membina generasi muda, di antaranya adalah program magrib mengaji ini," ungkap Mahyeldi.

"Kepada bapak dan ibu kalau sayang pada anak-anak, dorong mereka belajar, ajak ke masjid, shalat berjemaah, baca al Quran. Pada saat bersamaan, berpuasa lah menonton televisi, whatsapp-an, facebook-an dan sejenisnya. Atas nama Pemko, saya menyambut baik kegiatan magrib mengaji yang digelar pengurus masjid Al Hidayah ini," tambahnya. (rls/vri)

Komentar