MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2017-12-17 17:15 WIB

Kemendagri Diminta Seragamkan Lembaga Teknis Daerah Kesbangpol

<p>Kemendagri Diminta Seragamkan Lembaga Teknis Daerah Kesbangpol<p>

VALORAnews - Rapat Koordinasi Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) se-Sumatera Barat berakhir, Sabtu (16/12/2017). Dalam rapat koordinasi selama...

40 UKM di Lokasi Wisata Solsel Diberi Pelatihan

AI Mangindo Kayo | Selasa, 05-12-2017 | 23:04 WIB | 144 klik | Kab. Solok Selatan
<p>40 UKM di Lokasi Wisata Solsel Diberi Pelatihan<p>

Peserta pelatihan teknis pengembangan bagi usaha mikro kecil berfoto bersama, usai pelatihan yang diselenggarakan UPTD Balai Latihan Koperasi Provinsi Sumbar di Umi Kalsum, Solok Selatan, Senin (4/12/2017). (humas)

VALORAnews - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Koperasi (Balatkop) Provinsi Sumatera Barat, memberikan pelatihan teknis pengembangan usaha Bagi Usaha Mikro Kecil (UMK) Kawasan Wisata di Solok Selatan. Kegiatan bertempat, di Wisma Umi Kalsum, Muara Labuh, Senin (4/12/2017).

Kasi Program dan Pengembangan UPTD Balatkop Provinsi Sumbar, Zarita mengatakan, sebanyak 40 pelaku UMK di Solok Selatan khususnya di kawasan wisata diberikan pelatihan mulai dari pembukuan keuangan, pemasaran, hingga kemasan produk UMK.

"Sumatera Barat memiliki potensi wisata yang sangat banyak, setiap kabupaten/kota memiliki potensinya masing-masing. Solok Selatan juga memiliki potensinya sendiri, sehingga kita perlu melatih para pelaku UMK di Solsel agar lebih baik lagi," ujarnya.


Selain pembekalan teknis, pihaknya juga membekali peserta dengan standar pariwisata yaitu 5S, Salam, Sapa, Senyum, Sopan dan Santun. Yang harus dimiliki oleh pelaku pariwsata khususnya UMK, sehingga pengunjung merasa betah.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Solok Selatan, Akhirman mengatakan, pelaku UMK di Solok Selatan sudah mencapai 3 ribu lebih. Namun saat ini pelatihan tersebut fokus pada pengembangan UMK di bidang Pariwisata.

"Solok selatan saat ini sedang fokus di bidang Pariwisata, peluang ini sangat baik bagi kita semua khususnya pelaku UMK di Solok Selatan," ujarnya.

Dijelaskan, bidang UMKM telah terbukti menjadi bagian penting dari perekonomian Indonesia dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi pada saat krisis Indonesia hingga saat ini.

"UMKM merupakan sektor yang tahan banting dalam kondisi apapun, dan mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya," tuturnya.

Diharapkan, dengan adanya pelatihan yang diselenggarakan selama tiga hari tersebut mampu memberikan peningkatan bagi UMK kawasan wisata di Solok Selatan. (rls)

Komentar

Berita Kab. Solok Selatan