MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-07-19 13:29 WIB

Pendiri Mustika Ratu Puji Limapuluh kota

<p>Pendiri Mustika Ratu Puji Limapuluh kota<p>

VALORAnews - Hj BRA Mooryati Soedibyo mengapresiasi keelokan alam dan keramahtamahan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota. Ia berharap, seluruh...

Pedagang Pujasera Keluhkan Sulitnya Bajua-bali ke Mahyeldi

AI Mangindo Kayo | Minggu, 10-12-2017 | 19:17 WIB | 196 klik | Kota Padang
<p>Pedagang Pujasera Keluhkan Sulitnya Bajua-bali ke Mahyeldi<p>

Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo bersama sejumlah kepala dinas, mencicipi aneka kuliner yang dijajakan pedagang Pantai Padang di Pujasera yang berlokasi di bekas kantor Dinas Pariwisata, Jl Samudera, Ahad (10/12/2017). Mahyeldi tampak menikmati penganan khas laut itu. (humas)

VALORAnews - Walikota Padang, Mahyeldi Dt Marajo mendengarkan keluhan pedagang di Pujasera Pantai Padang yang ditempatkan di bekas kantor Dinas Pariwisata, Jl Samudera, Ahad (10/12/2017) sore. Dalam dialog itu, Mahyeldi dan rombongan disuguhi aneka kuliner yang dijajakan pedagang di kawasan itu.

"Payah bana manggaleh di siko pak, tampek sampik," ujar seorang pedagang ke Mahyeldi yang tampak didampingi Medi Iswandi (Kadis Pariwisata), Hendrizal (Kadis Pasar), Mursalim (Baznas Padang) serta sejumlah staf lainnya.

Hal senada diungkapkan pedagang lain. Tempat berjualan sering digenangi air jika hujan tiba. Termasuk adanya "penghuni lain" di Pujasera tersebut.


Mendengar curahan hati pedagang itu, Mahyeldi kemudian mengitari seisi tempat Pujasera. Dia juga melihat kondisi toilet dan lainnya.

"Kita akan benahi dan perbaiki Pujasera ini," kata Mahyeldi berjanji ke pedagang.

Pembenahan yang akan dilakukan itu, diharapkan akan membuat Pujasera nyaman dikunjungi wisatawan. Selain itu, bisa jadi pusat kuliner yang menarik di kawasan Pantai Padang. Untuk menarik pengunjung, Pemko Padang akan menyediakan voucher atau kupon bagi donatur.

Setiap donatur yang membeli kupon kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, dapat diserahkan kepada pedagang di Pujasera sebelum atau sesudah makan di lokasi itu. Nilai kupon tersebut Rp20 ribu. Setelah itu, pedagang dapat menukarkan kembali voucher atau kupon tersebut kepada dinas untuk diuangkan.

"Kita menyediakan voucher yang dapat diuangkan setiap hari," jelas Mahyeldi.

Mahyeldi juga sempat menanyakan, apakah ada anak-anak pedagang yang putus sekolah. Beberapa pedagang menjawab ada. Dia kemudian menugaskan Baznas Padang untuk mencatat nama setiap anak yang tidak sekolah.

"Kita akan sekolahkan mereka melalui Baznas," sebutnya.

Untuk lebih tuntasnya permasalahan di Pujasera itu, Mahyeldi mengajak pedagang untuk berdialog dan bertukar pikiran di rumah dinas walikota. Pedagang pun setuju. Dijadwalkan, Senin (11/12/2017) siang, para pedagang akan berdialog di rumah dinas walikota di Jl A Yani.

Pagi harinya, mobil dinas Mahyeldi yang lewat di Jl Samudera depan kawasan Pujasera, sempat dihadang pedagang. Saat itu, pedagang memaksa Mahyeldi untuk mendengarkan parasaian mereka. Namun, Mahyeldi tak menyanggupi permintaan pedagang, karena telah memiliki agenda lain yang sudah dijadwalkan. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Alex Indra Lukman mengucapkan selamat hari raya idul fitri

Komentar

PILKADA KOTA PADANG 2018