MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2018-01-20 16:59 WIB

Coklit Pemilihan Serentak 2018, Yusrin: 13 Elemen Data Pemilih Dicocokan dengan KK dan KTP

<p>Coklit Pemilihan Serentak 2018, Yusrin: 13 Elemen Data Pemilih Dicocokan dengan KK dan KTP<p>

VALORAnews - Sebanyak 1.704 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Kota Padang, Sabtu (20/1/2018), bergerak serentak mendata 634.197 warga yang...

Narkoba Intai Remaja, Irfendi: Alokasikan Dana Desa untuk Kegiatan Kepemudaan

AI Mangindo Kayo | Selasa, 19-12-2017 | 08:42 WIB | 74 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>Narkoba Intai Remaja, Irfendi: Alokasikan Dana Desa untuk Kegiatan Kepemudaan<p>

Bupati Limapuluh Kota, H Irfendi Arbi bersama para santri dalam salah satu kegiatan, beberapa waktu lalu. (humas)

VALORAnews - Remaja di era globalisasi dewasa ini, rentan terhadap pengaruh negatif termasuk ancaman penyalahgunaan narkoba dan tindak kriminalitas lainnya. Mengantisipasi hal itu, sertiap pemuda diharapkan bisa menggelar berbagai kegiatan positif.

Demikian diharapkan Bupati Limapuluh Kota, H Irfendi Arbi kepada wartawan di Sarilamak, kemarin.

"Kita mengapresiasi berbagai kegiatan positif seperti yang telah dilakukan generasi muda di sejumlah nagari di daerah ini. Kita berharap, pemuda di nagari lainnya juga melakukan hal serupa di masing-masing nagarinya," ungkap Irfendi.


Dikatakan, kegiatan positif itu bisa saja berupa pertandingan sepak bola atau cabang olah raga lainnya yang kini banyak digelar pemuda nagari. Atau, mungkin juga berbagai perlombaan di bidang kesenian dan budaya serta lainnya.

"Perlu disadari, kalangan remaja rawan dari ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkoba serta tindak kejahatan dan penyakit sosial lainnya yang dapat merusak mereka. Karenanya, kita mengajak generasi penerus itu melakukan berbagai hal positif," tutur Irfendi.

Selain untuk menjauhi narkoba, kegiatan positif itu juga dapat menjadikan generasi di daerah ini memiliki kreatifitas, keterampilan sekaligus menggali potensi dan telenta dalam diri mereka yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-harinya.

"Kita senantiasa mengingatkan generasi muda di daerah ini agar tidak mudah terpengaruh ajakan atau rayuan untuk menggunakan narkoba dan tindakan negatif lainnya. Sebab, semua itu hanya akan menyebabkan mereka kehilangan masa depan," papar Irfendi.

Upaya mengantisipasi ancamanan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja itu, lanjut Irfendi, merupakan tugas semua pihak. Tidak saja pemerintah daerah, namun juga jadi kewajiban para orang tua, termasuk para tokoh masyarakat serta pemerintahan nagari.

"Penyelamatan generasi dari berbagai pengaruh buruk di era globalisasi dewasa ini adalah tugas kita bersama," ucap Irfendi.

Mengantisipasi pemuda dari pengaruh negatif, Irfendi meminta para wali nagari untuk bisa mengalokasikan sebagian dana nagarinya untuk kegiatan kepemudaan. Begitu pula terhadap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota seperti Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari/Desa, diminta untuk memasukan kegiatan generasi muda tersebut sebagai salah satu kriteria penilaian nagari berprestasi.

"Saya meminta semua OPD terkait ikut merespon isu-isu yang terkait dengan kenakalan remaja yang belakangan banyak muncul di berbagai daerah termasuk kemungkinan di daerah ini," tegas Irfendi. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Lima Puluh Kota