MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2018-10-20 20:03 WIB

Nasrul Abit Ajak Masyarakat dan Anak-anak Tak Takut Tinggal di Desa

<p>Nasrul Abit Ajak Masyarakat dan Anak-anak Tak Takut Tinggal di Desa<p>

VALORAnews - Masyarakat dan anak-anak, jangan pernah takut tinggal di desa dan nagari yang ada di Sumatera Barat. Walau Sumatera Barat daerah rawan...

Reses Anggota DPRD Sumbar Dapil I Tinjau Pelaksanaan Dua Proyek Nasional di Padang

AI Mangindo Kayo | Senin, 10-12-2017 | 20:09 WIB | 343 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Reses Anggota DPRD Sumbar Dapil I Tinjau Pelaksanaan Dua Proyek Nasional di Padang<p>

Anggota DPRD Sumbar Dapil I, melakukan peninjauan pengerjaan Proyek pembangunan Banda Luruih, 8 Desember 2017. Selain itu, juga meninjau pelaksanaan pembangunan jalan di Bungus Teluk Kabung, 9 Desember 2017. Kunjungan ini terkait agenda reses masa sidang III tahun 2017. (humas)

VALORAnews -- Anggota DPRD Sumbar dari daerah pemilihan I (Kota Padang), meninjau pengerjaan pengaspalan jalan di kecamatan Bungus Teluk Kabung, Ahad (9/12/2017). Jalan ini dibiayai APBN 2017 dengan nilai kontrak Rp31 miliar lebih.

"Melihat proyek yang akan berakhir Desember 2017 ini, saya pesimistis bisa tuntas dilaksanakan. Mengingat kondisi lapangan dengan topografi berbukit-bukit," ungkap Afrizal, salah seorang anggota DPD Sumbar Dapil I.

Dari plang pengumuman proyek terlihat, proyek ini merupakan bagian dari pengerjaan ruas jalan PPK 2.3 Painan-Kambang yang jadi bagian dari paket pembangunan jalan akses wisata Mandeh II. Proyek yang dibaiyai APBN 2017 ini, tanggal kontraknya mulai 6 Juni 2017 dengan masa pelaksanaan selama 209 hari kalender oleh PT Arpex Primadhamor dengan konsultan PT Adiya Widyajasa dan PT Daya Creasi Mitrayasa. Nomor kontraknya KU.08.08/KTR.04.PPK-2.3-PJN.II/IV/2017


"Kualitas pengerjaan jalan terlihat kurang sempurna. Kiranya, Dinas PU.PR Sumbar serta Balai Jalan, pro aktif melakukan pengawasan pekerjaan," harap Afrizal, politisi Partai Golkar yang meninjau bersama anggota lainnya seperti Hidayat (Gerindra), Indra Dt Rajo Lelo (PAN), Suwirpen Suib (Demokrat), Rahmat Saleh (PKS), Yuliarman (PPP), Taufik Hidayat (Hanura), Rahayu Purwanti (PKS) dan lainnya.

Dikatakan Afrizal, selama peninjauan ke lokasi, tidak melihat dan menjumpai pengawas lapangan proyek yang kabarnya senilai Rp31 miliar itu.

Selain itu, anggota DPRD Sumbar Dapil I ini juga meninjau pengerjaan proyek Banda Luruih di Kelurahan Kurao Pagang, kecamatan Nanggalo pada 8 Desember 2017. Proyek ini masih bermasalah dengan proses ganti rugi tanah untuk pembuatan saluran irigasi. Proyek ini merupakan antisipasi banjir di kawasan Bypass Aia Pacah dan perkantoran balaikota. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar