MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2018-10-18 18:16 WIB

Ilusi Band Ajak Berperilaku Jujur Lewat Rilis Lagu Bohong

<p>Ilusi Band Ajak Berperilaku Jujur Lewat Rilis Lagu Bohong<p>

VALORAnews - Seperti kerang memendam mutiara, akhirnya Ilusi Band merilis lagu ke tiga berjudul Bohong. Lagu ini adalah lagu pertama ditulis Ilusi...

Produksi Sektor Pertanian Pessel Meningkat 26,61 Persen

AI Mangindo Kayo | Jumat, 29-12-2010 | 20:58 WIB | 291 klik | Kab. Pesisir Selatan
<p>Produksi Sektor Pertanian Pessel Meningkat 26,61 Persen<p>

Bupati Pessel, Hendrajoni mengujicoba mesin penanam padi (rice planter) di salah satu persawahan di daerah itu, kemarin. Dengan mekanisasi pertanian ini, diharapkan terjadi percepatan dalam proses produksi padi. (humas)

VALORANews - Produksi di sektor pertanian di wilayah Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mengalami peningkatan sepanjang 2017. Sektor-sektor pertanian yang mengalami peningkatan tersebut di antaranya komoditi bawang merah dan padi sawah.

"Yang paling dominan mengalami peningkatan produksi adalah padi sawah," kata Bupati Pessel, Hendrajoni kepada wartawan, Jumat (29/12/2017).

Data pembangunan pertanian yang dikeluarkan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan dan stake holder terkait, terang Hendrajoni, khusus padi, mengalami peningkatan produksi 26,61 persen.


"Angka persentase ini diperoleh, kalau kita bandingkan dengan tahun sebelumnya (2016)," kata Hendrajoni.

Rinciannya; di tahun 2016 luas panen padi 53.094 hektare, dengan produktifitas 5,09 ton/hektare, dan total produksi 270.221 ton.

Sedangkan di tahun 2017, luas panen 62.446 hektare, dengan produktifitas Januari - September 5,66 ton/hektare, dan produksi 257.748 ton.

"Untuk Oktober - Desember 2017, kalau kita ilustrasikan dengan memakai produktifitas tahun 2016 di angka 4,9 ton/hektare, total produksi di tahun ini diperkirakan mencapai 342.150 ton," terang Hendrajoni, diamini Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Setdakab Pessel, Jumsu Trisno.

Kesimpulan, tambahnya, hasil (peningkatan) ini jelas sangat memuaskan.

"Harapan kita (pemkab), di tahun depan (2018), produksi padi bisa lebih baik serta meningkat lagi dari tahun ini, aamiin," ucap Hendrajoni.

Untuk meraih target peningkatan di tahun depan, pemkab Pessel juga sudah menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) kepada beberapa kelompok tani di daerahnya.

Di mana, di bulan ini (Desember 2017-red), sekitar 15 unit traktor dan 60 unit traktor mini ikut dibagikan kepada para kelompok tani.

Selain Alsintan, pemkab juga ikut membantu ketersedian pupuk, serta bibit.

"Bantuan alsintan ini, diharap bisa mendorong produktivitas para petani dalam mengolah sawah mereka. Tentunya dengan target, produksi panennya bisa lebih baik lagi," kata Hendrajoni.

Produksi Pertanian di Kabupaten Pessel didominasi tanaman padi sawah. Kecamatan penghasil terbesar adalah Lengayang dengan 43.101 Ton dan terkecil Kecamatan IV Nagari Bayang Utara dengan 7008 Ton. (adv)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Pesisir Selatan