MITRA VALORA NEWS

Sabtu, 2018-01-20 16:59 WIB

Coklit Pemilihan Serentak 2018, Yusrin: 13 Elemen Data Pemilih Dicocokan dengan KK dan KTP

<p>Coklit Pemilihan Serentak 2018, Yusrin: 13 Elemen Data Pemilih Dicocokan dengan KK dan KTP<p>

VALORAnews - Sebanyak 1.704 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Kota Padang, Sabtu (20/1/2018), bergerak serentak mendata 634.197 warga yang...

Emzalmi-Desri Ayunda Didaftarkan Gabungan 7 Partai ke KPU Padang

AI Mangindo Kayo | Selasa, 09-01-2018 | 17:48 WIB | 453 klik | Kota Padang
<p>Emzalmi-Desri Ayunda Didaftarkan Gabungan 7 Partai ke KPU Padang<p>

Ketua Tim Pemenangan Bapaslon Emzalmi-Desri Ayunda, Wahyu Iramana Putra, menyerahkan berkas pencalonan pasangan yang diusulkan ke Ketua KPU Padang, M Sawati, Selasa (9/1/2018). Bapaslon ini diusulkan gabungan 7 partai politik peserta pemilu 2014 di Kota Padang. (humas)

VALORAnews - KPU Padang menyatakan pendaftaran bakal pasangan calon (Bapaslon) walikota dan wakil walikota Padang pada pemilihan serentak 2018, Emzalmi-Desri Ayunda telah memenuhi syarat dan sah. Keduanya diusulkan tujuh partai politik peserta pemilu 2014 di Kota Padang.

"Dokumen syarat pencalonan yang terdiri dari Form B.KWK Parpol sampai B.1 hingga B.4 KWK Parpol, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dinyatakan lengkap dan sah," ungkap Ketua Divisi Teknis KPU Padang, Chandra Eka Putra usai menerima pendaftaran Bapaslon Emzalmi-Desri Ayunda, Selasa (9/1/2018).

Bapaslon Emzalmi-Desri Ayunda ini diusulkan gabungan tujuh partai politik yang memiliki wakil di DPRD Padang periode 2014-2019. Yakni Partai Golkar (5 kursi), PDI Perjuangan (3 kursi), PPP (4 kursi), Partai Gerindra (6 kursi), Partai Nasdem (4 kursi), PKB (1 kursi) dan Partai Demokrat (5 kursi).


Emzalmi-Desri Ayunda ini diusulkan gabungan Parpol dengan jumlah total kursi sebanyak 28. Syarat pencalonan, parpol atau gabungan parpol harus memiliki minimal 20 persen kursi di parlemen (45 kursi-red) yakni 9 kursi.

Sedangkan syarat calon, terang Chandra yang didampingi Sutrisno (Kasubag Teknis KPU Padang), juga telah lengkap. Syarat calon itu di antaranya, Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), surat keterangan tidak pailit dari Pengadilan Niaga Medan, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), pas photo dan lainnya.

"Syarat calon ini wajib ada saat pendaftaran. Namun, keabsahannya diteliti pada masa penelitian berkas. Jika nantinya dinyatakan belum memenuhi syarat, maka dapat dilengkapi pada masa perbaikan," terang Chandra.

Sementara, Ketua Tim Pemenangan, Wahyu Iramana Putra menyebutkan, mereka secara bersama-sama mengantarkan Bapaslon Emzalmi-Desri Ayunda ke KPU untuk mendaftar serta mengikuti seluruh rangkaian proses pendaftaran.

Sementara, Emzalmi mengatakan, dirinya siap mengikuti seluruh prosedur yang ada dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya.

"Surat cuti, juga akan kami serahkan sesuai jadwal pada 13 Februari 2018 nanti," ujarnya.

Bapaslon Pertama

Ketua KPU Padang, Muhammad Sawati mengatakan, Bapaslon Emzalmi-Desri Ayunda ini merupakan pasangan pertama yang mendaftar ke KPU Padang sejak pembukaan pendaftaran pada 8 Januari 2018 kemarin.

"Dengan berakhirnya pendaftaran hari kedua ini pada pukul 16.00 Wib, maka pendaftaran akan dilanjutkan esok yang merupakan hari terakhir. pada Rabu (10/1/2018) ini, penutupan pendaftaran akan dilakukan pukul 24.00 WIB," terangnya.

Pada hari terakhir ini, KPU Padang bakal menanti dua Bapaslon lagi. Satu pasangan merupakan calon perseorangan, Syamsuar Syam-Misliza. Berdasarkan verifikasi faktual atas dukungan yang diberikan, Bapaslon yang juga pasangan suami-istri ini, dukungannya yang dianggap sah oleh KPU Padang sebanyak 26.586. Jumlah dukungan minimal yang mesti ada yakni sebesar 7,5 persen dari DPT Pilgub Sumbar 2015 yakni sebanyak 41.116.

Bapaslon lainnya yang akan dinanti KPU Padang yakni Mahyeldi-Hendri Septa. Bapaslon yang dideklarasikan di Asrama Haji, Tabing Padang itu pada 11 Desember 2017 itu diusulkan PKS (5 kursi) dan PAN (6 kursi). Gabungan partai ini memiliki 11 kursi di parlemen.

Pada pemilu 2014, komposisi DPRD Padang terdiri dari Gerindra dengan 6 kursi, PAN (6 kursi), PKS (5 kursi), Golkar (5 kursi), Demokrat (5 kursi), Hanura (5 kursi), PPP (4 kursi), Nasdem (4 kursi), PDI-P (3 kursi), PKB (1 kursi) dan PBB (1 kursi). (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar