MITRA VALORA NEWS

Senin, 2018-08-20 21:56 WIB

Ferizal Ridwan Hadiri Peringatan Tahun Baru 1955 Caka Sunda

<p>Ferizal Ridwan Hadiri Peringatan Tahun Baru 1955 Caka Sunda<p>

VALORAnews - Wakil Bupati limapuluh Kota, Ferizal Ridwan (Sultan Purnama Agung)bersama Raja, Ratu, Sultan dan pemangku gelar adat yang tergabung...

Harga Beras di Solsel Cenderung Stabil

AI Mangindo Kayo | Rabu, 17-01-2018 | 22:30 WIB | 303 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Harga Beras di Solsel Cenderung Stabil<p>

Pedagang beras di pasar rakyat Padang Aro Solok Selatan. (diky lesmana/valoranews)

VALORAnews - Ditengah melonjaknya harga beras di sejumlah daerah di Indonesia, harga bahan pokok ini di Kabupaten Solok Selatan cendrung lebih stabil. Hal ini disebabkan masuknya masa panen di kecamatan yang ada di kabupaten yang berada di ujung Provinsi Sumbar itu.

Harga beras di pasaran saat ini, dikisaran Rp18 ribu hingga Rp19 ribu per sukat atau per gantang. Ini setara dengan Rp12 ribu per kilogram. Ini merupakan harga dengan beras kualitas terbaik.

Informasi dari beberapa pedagang beras di pasar rakyat Padang Aro, harga saat ini mengalami penurunan dibandingkan pada akhir Desember 2017 lalu. Saat itu, harga beras dengan kualitas baik ini mencapai harga Rp20 ribu per gantang.


"Harga beras saat ini, boleh dibilang stabil dan termasuk dalam harga beras yang standar dan telah berada di harga normal seperti biasanya," kata Sudir, salah seorang pedagang beras.

Kendati, beberapa bulan belakangan beredar informasi bahwa petani di Solok Selatan mengalami gagal panen, namun, hal itu tidak berpengaruh terhadap hasil panen petani. Bahkan, cendrung penurunan harga dari sebelumnya.

"Kalau untuk kebutuhan beras biasanya di Solok Selatan ini, tidak pernah mengalami kesulitan. Karena, Solok Selatan merupakan daerah penghasil beras terbanyak, dan tidak perlu pasokan beras dari luar daerah," jelasnya.

Dia menambahkan, untuk persoalan naik turun harga beras di Solok Selatan biasanya dipengaruhi oleh cuaca. Jika musim hujan datang, petani kesulitan menjemur padi dan berimbas minimnya stok beras berdampak kepada kenaikan harga.

"Namun sebaliknya, jika cuaca memdukung maka harga beras pun bisa anjlok. Karena, pasokan yang melimpah," katanya.

Sementara itu, Apriyanti, pedagang lainnya juga mengakui, harga beras lokal di Solok Selatan masih dalam kisaran harga yang stabil. Bahkan, menurutnya, kondisi itu akan berlangsung lama sebab petani di Solok Selatan saat ini masih ada yang akan memasuki musim panen.

"Dengan begitu, pasokan beras lokal masih dalam ambang aman. Di sisi lain, cuaca pun sudah membaik," jelasnya.

Selain itu, pemerintah sekarang juga sedang gencar-gencarnya melakukan pembuatan cetak sawah baru. Hal ini, akan berdampak kepada banyaknya pasokan beras di Solok selatan. (dky)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar