MITRA VALORA NEWS

Senin, 2018-11-19 20:58 WIB

Sumbar Raih Penghargaan Integra 2018 Kategori Hubungan Industrial Terbaik

<p>Sumbar Raih Penghargaan Integra 2018 Kategori Hubungan Industrial Terbaik<p>

VALORAnews - Kementerian Ketenagakerjaan RI, memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam...

Longsor Timbun Rumah dan Jalan di Nagari Koto Malintang dan Tanjung Sani

AI Mangindo Kayo | Jumat, 02-03-2018 | 10:59 WIB | 416 klik | Kab. Agam
<p>Longsor Timbun Rumah dan Jalan di Nagari Koto Malintang dan Tanjung Sani<p>

Petugas BPBD bersama Satgas terkait, bersama masyarakat melakukan pembersihan material longsor yang menimbun rumah warga di Nagari Tanjung Sani, Kamis (1/3/2018) sore. (bpbd agam)

VALORAnews - Hujan disertai angin kencang disebagian wilayah Kabupaten Agam, mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor di Nagari Koto Malintang dan Nagari Tanjuang Sani, kecamatan Tanjung raya, Kamis (1/3/2018), sekitar pukul 14.30 WIB.

"Longsor terjadi di empat titik di kedua nagari tersebut serta menutup teras rumah empat unit warga setinggi 20-30 cm," ungkap Kepala BPBD Agam, Muhammad Lutfi dalam pesan singkatnya, Jumat (2/3/2018).

Ruas jalan yang ditimbun material longsor itu yakni di Jorong Muko-muko, Nagari Koto Malintang sepanjang 15-20 meter dan jalan penghubung antara Nagari Koto Malintang dengan Nagari Tanjung Sani.


"Ruas jalan di Muko-muko yang tertimbun longsor ini, sudah bisa dilewati kembali sekitar pukul 18.45 WIB," terang Lutfi.

Di titik ini, terdapat tiga unit rumah warga yang tertimbun material longsor yakni milik Anisbai (50), Suardi (70), M Nur (70) dan Nurbaini (65).

Kemudian, longsor menutupi ruas jalan di Jorong Muko-Muko Nagari Koto Malintang sepanjang 70 meteri. Longsor ini membawa material lumpur dan batu-batuan. Jalan tersebut merupakan penghubung antara Nagari Koto Malintang dengan Tanjung Sani. "Ruas jalan ini sudah bisa dilewati kembali pukul 19.45 WIB," terangnya.

Longsor juga menutupi ruas jalan di Jorong Sungai Tampang, Nagari Tanjung Sani sepanjang 20 meter yang membawa material lumpur dan batu-batuanan.

"Jalan ini merupakan penghubung antara Nagari Koto Malintang dengan Nagari Tanjung Sani. Walaupun kena longsor, namun jalan ini masih bisa dilewati kendaraan," ungkap Lutfi.

Di daerah ini, tiga unit rumah warga ikut ditimbun material longsor yakni miliki Nila (30), Rosdiana (35) dan Widia (27).

Longsor yang menutup jalan terakhir terjadi di di Jorong Pantas, Nagari Tanjung Sani sepanjang 10 meter. Jalan ini merupakan penghubung antara Nagari Koto Malintang dengan Nagari Tanjung Sani. "Jalan ini masih bisa dilewati walau kondisinya licin," ungkap Lutfi.

Untuk membersihkan material longsor ini, terang Lutfi, Tim BPBD Agam dibantu Dinas PU Agam, Dinsos (Tagana), Pol PP dan Damkar, Polri, TNI, PMI, pemerintah kecamatan, nagari dan masyarakat setempat. Sedangkan melakukan pembersihan material longsor, dengan menggunakan alat berat dan manual. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar