MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2017-06-29 13:22 WIB

Foto dan Videokan Aksi Pungli Lalu Laporkan

<p>Foto dan Videokan Aksi Pungli Lalu Laporkan<p>

VALORAnews - Libur lebaran Idul Fitri 1438 H sudah memasuki hari ketiga. Sejumlah objek wisata di Padang mulai disesaki pengunjung. Tim Sapu Bersih...

Home » Gagasan

Mengurai Kemiskinan

Selasa, 2017-06-20 | 00:27 WIB | 14 klik
<p>Mengurai Kemiskinan<p>

Musfi Yendra

Pembina DD Singgalang

Indonesia negara kaya raya. Sumber daya alam tiada tandingannya di dunia. Apa saja ditanam tumbuh karena tanahnya subur. Isi perut bumi jika dieksplorasi hasilnya tak akan habis. Lautannya terluas di dunia. Hutan tropis terhampar se-nusantara.

Tapi mengapa di negara yang sekaya ini masih terdapat puluhan juta orang miskin? Di Indonesia kemiskinan menjadi salah satu fokus yang dihadapi oleh pemerintah, baik secara nasional maupun lokal.

Kemiskinan akan bisa menyebabkan munculnya persoalan lain di tengah masyarakat seperti tindak kriminal, kebodohan, penyakit dan bahkan penjajahan dari bangsa lain.


Kemiskinan sebenarnya tidak hanya menyangkut aspek ekonomi saja, tetapi juga menyangkut aspek lain, seperti aspek kesehatan, pendidikan, sosial dan psikologis, namun kemiskinan dan ekonomi mempunyai kaitan yang sangat erat.

Penyebab kemiskinan berbeda di setiap wilayah. Masalah kemiskinan di pedesaan nampaknya erat kaitannya dengan masalah sektor pertanian, sedang di daerah perkotaan, kemiskinan hampir terjadi di semua sektor dan lebih komplek.

Kesenjangan antara si miskin dan si kaya juga semakin jomplang. Sehingga tendensius strata kehidupan masyarakat juga mendorong terciptanya konflik horizontal.

Kejahatan dan kriminalitas meningkat, disebabkan karena orang mencari makan dengan jalan pintas. Maling, rampok, penculikan, pembunuhan terjadi tanpa bisa dihalangi.

Di tingkat elit, korupsi juga merajalela. Penyalahgunaan jabatan dan wewenang untuk kepentingan pribadi jadi tontonan memuakkan kita setiap saat. Penjara sudah tidak mampu membuat orang jera.

Masalah kemiskinan ini harus diurai, kalaupun tak akan bisa menghilangkannya seratus persen. Akar masalah kemiskinan sektoral kota dan pedesaan harus dicabut secara pasti.

Tentu saja desain program pemberantasan kemiskinan harus lebih baik dan terarah.

Kemiskinan tak akan hilang juga program masih berupa bantuan langsung. Harus bersifat pemberdayaan dengan pola pendampingan berkelanjutan.

Tujuannya kemandirian masyarakat. Tingkat kedalaman kemiskinan pun juga berpariatif, sehingga pendekatan penyelesaianya tidak sama.

Sementara pola pikir, karakter dan budaya merupakan tangan besar mengurusi orang miskin.

Tapi jika jika dilakukan secara sistematis dan konsisten akan bisa melepaskan masyarakat dari jeratan kemiskinan. (*)

Komentar

Gagasan lainnya

<p>Moral Generasi<p> Selasa, 09-05-2017 22:20 WIB

Moral Generasi

oleh: Musfi Yendra
Pembina Dompet Dhuafa Singgalang
<p>Biarkan Krisis Mengantarmu jadi Pemimpin<p> Kamis, 13-04-2017 21:18 WIB

Biarkan Krisis Mengantarmu jadi Pemimpin

oleh: Defri Hanas
Pimpinan Cabang Dompeet Dhuafa Singgalang
<p>Bencana Alam dan Kemiskinan<p> Jumat, 03-03-2017 09:56 WIB

Bencana Alam dan Kemiskinan

oleh: Musfi Yendra
Pembina DD Singgalang
<p>Memaknai Valentine dalam Koridor Islam<p> Jumat, 17-02-2017 07:58 WIB

Memaknai Valentine dalam Koridor Islam

oleh: Amrullah
General Affair DDS
situspoker situspoker agenpoker daftarpoker reviewpoker pokerterbaru poker