Berita Kota Padang Panjang

Home » Berita » Metro

Wako Padang Resmikan Apotek Kimia Farma RS Bhayangkara, Ini Pesan Mahyeldi

Selasa, 18-09-2018 | 19:15 WIB | 202 klik
<p>Wako Padang Resmikan Apotek Kimia Farma RS Bhayangkara, Ini Pesan Mahyeldi<p>

Wako Padang, Mahyeldi menyerahkan dokumen perizinan bagi Apotek Kimia Farma Rumah Sakit Bhayangkara Padang, Selasa (18/9/2018). (humas)

VALORAnews - Walikota Padang, H Mahyeldi menekankan pada seluruh pengusaha apotek di Kota Padang, agar terlebih dulu memastikan perizinannya. Hal itu dikarenakan apotek, atau usaha-usaha yang berkaitan dengan pelayanan publik/masyarakat, harus memiliki izin. Di samping menjaga keprofesionalan juga demi menghindari hal-hal yang berisiko.

"Untuk itu kepada pengusaha-pengusaha, diharapkan terlebih dulu untuk melengkapi, menyempurnakan dan memenuhi segala persyaratan-persyaratan perizinan yang ditentukan. Apalagi untuk apotek, yang berkaitan tentang obat-obatan dan kesehatan," imbuh Mahyeldi, Selasa (18/9/2018).

Penakanan ini disampaikan Mahyeldi sewaktu menyerahkan dokumen perizinan bagi Apotek Kimia Farma Rumah Sakit Bhayangkara Padang. Penyerahan dokumen perizinan bagi apotek ini, sekaitan izin bagi apotek yang genap ke-200 diternitkan leh DPMPTSP Setdako Padang di Kota Padang.


Menurut Mahyeldi, dengan ketegasan dalam perizinan ini, maka menjelaskan bahwasanya Pemko Padang akan senantiasa melakukan pengawasan bagi apotek-apotek yang tidak melengkapi perizinan atau pun sudah kedaluwarsa perizinannya.

"Alhamdulillah, kita telah mengeluarkan izin bagi apotek yang ke-200 di Kota Padang. Berarti apotek yang sudah berizin di kota ini sudah sebanyak 200. Kita tentu berharap, seluruh pengusaha apotek harus memenuhi itu, yaitunya harus sesuai peraturan perizinan dan segala sesuatunya," ujarnya.

Oleh karena itu, Mahyeldi mengingatkan seluruh warga Kota Padang, untuk senantiasa mendapatkan obat-obatan hanya di klinik atau apotek yang telah berizin.

"Karena di sana ada pertanggungjawabannya, kemudian dilayani oleh orang-orang yang berkompeten tentunya," imbuh Mahyeldi didampingi Kepala DPMPTSP Rudy Rinaldi.

Sementara itu, terkait dengan diberikannya izin secara langsung bagi Apotek Kimia Farma tersebut, Mahyeldi berharap, semoga hal ini juga akan meningkatkan kesadaran masyarakat dan juga pelayanan dari pemerintah dalam meningkatkan kesehatan secara lebih baik.

"Di samping itu, tentu juga kita harapkan kepada seluruh masyarakat bahwa tidak susah untuk melakukan perizinan di Kota Padang. Karena memang, kita sudah menyediakan pelayanan perizinan satu pintu," tukasnya.

Apalagi, tambahnya, dalam tahun 2018 ini Pemko akan memulai untuk pengadaan Mall Pelayanan Publik (MPP), sehingga lebih mendekatkan lagi bagi masyarakat dalam urusan perizinan.

"Sehingga seluruh urusan perizinan dapat dilakukan di sana nantinya. Yang direncanakan yaitu di Pasar Raya Blok III," ungkap Mahyeldi.

Dalam penyerahahan dokumen perizinan bagi Apotek Kimia Farma RS Bhayangkara Padang tersebut, diterima Kepala Cabang Kimia Farma Sumatera Barat, Rudi Haryansyah beserta jajaran staf apotek.

"Atas nama Apotek Kimia Farma RS Bhayangkara, kita sangat berterima kasih atas penyerahan izin bagi apotek kami ini. Menurut kita ini sangat luar biasa karena izin tersebut diantarkan langsung oleh bapak walikota," ucapnya. (rls/vry)

KOMENTAR