MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2020-08-06 19:53 WIB

Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting

<p>Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting<p>

VALORAnews - Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria menilai, stunting bisa ditekan melalui gerakan bersama. Tapi, jangan pernah sekali-kali...

Tanggap Darurat Banjir Bandang Solsel Diperpanjang 14 Hari

AI Mangindo Kayo | Kamis, 04-12-2019 | 18:47 WIB | 326 klik | Kota Padang
<p>Tanggap Darurat Banjir Bandang Solsel Diperpanjang 14 Hari<p>

Sekda Solsel, Yulian Efi, memimpin rapat evaluasi penanganan bencana banjir yang melanda daerah itu di posko utama, Kamis (5/11/2019). (humas)

VALORAnews -- Pemkab Solok Selatan memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda daerah tersebut hingga 14 hari kedepan, 19 Desember 2019. Keputusan ini diambil setelah Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melakukan rapat bersama dengan Forkopimda dan unsur-unsur terkait di posko utama, Kamis (5/11/2019).

"Setelah mempertimbangkan hasi rapat yang dipimpin Komandan Tanggap Darurat bersama Forkopimda, OPD, pihak terkait serta memperhatikan kondisi di lapangan, kita putuskan tanggap darurat diperpanjang untuk 14 hari kedepan," ujar Bupati Solsel, Muzni Zakaria.

Ia mengatakan, selama masa tanggap darurat hingga 19 Desember mendatang, Pemkab akan terus mengerahkan segala daya dan upaya untuk membantu masyarakat di lapangan.


Komandan Tanggap Darurat, Yulian Efi mengatakan, beberapa pertimbangan kondisi di lapangan yang menyebabkan perpanjangan status tanggap darurat di antaranya penanganan akses jalan dan jembatan yang masih terus berlangsung (termasuk jembatan Sungai Pangkua).

Kemudian, intensitas hujan yang masih tinggi, kondisi trauma warga yang membuat masyarakat belum bisa beraktifitas seperti biasanya, perlunya normalisasi sungai yang mengancam 15 unit rumah, dan pertimbangan lainnya.

"Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut diatas, rapat menghasilkan keputusan untuk perpanjangan status tanggap darurat hingga 14 hari kedepan," ujarnya.

Kalaksa BPBD Solsel, Richi Amran mengatakan, hingga saat ini alat berat terus bekerja untuk membersihkan material longsor yang menghambat akses jalan menuju jorong terluar di Pakan Rabaa Timur, yakni Jorong Manggih.

Terkait dengan pengungsi, ia menambahkan sebanyak 27 Kepala Keluarga juga dipindahkan ke 17 unit rumah yang telah disewakan di Nagari Pakan Rabaa Timur.

Sementara, untuk jembatan darurat di Sungai Pangkua, Pakan Rabaa, serta 2 unit jembatan darurat menuju Jorong Manggis terus dalam pengerjaan. Khusus jembatan Sungai Pangkua, saat ini menurutnya sedang dikerjakan abutment di kedua sisi jembatan tersebut. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar