MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2020-07-05 15:53 WIB

Silek Pantas jadi Ekstrakulikuler Sekolah, Taslim: Seni dan Budaya jadi Penarik Wisatawan

<p>Silek Pantas jadi Ekstrakulikuler Sekolah, Taslim: Seni dan Budaya jadi Penarik Wisatawan<p>

VALORAnews - Setiap burung, memiliki dua sayap agar bisa terbang membelah angkasa. Begitu juga dengan lelaki Minang. Dia selalu dibekali dua ilmu...

Satpol PP Padang akan Bentuk 1 Peleton Pasukan Berbasis Syariah

AI Mangindo Kayo | Jumat, 10-01-2020 | 23:35 WIB | 317 klik | Kota Padang
<p>Satpol PP Padang akan Bentuk 1 Peleton Pasukan Berbasis Syariah<p>

Kasatpol PP Padang, Alfiadi. (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Kasatpol PP Padang, Alfiadi akan segera merealisasikan Satpol PP Syariah hadir di tengah-tengah masyarakat. Satpol PP yang ramah-tamah dan bermartabat dalam melaksanakan penegekan Peraturan Daerah (Perda).

"Pemerintah Kota Padang menyikapi apa yang sudah diapungkan Ustadz Abdul Somad beberapa waktu lalu mengenai Satpol PP Syariah. Saya rasa masyarakat kita memang butuh itu," kata Alfiadi di ruang kerjanya, Jumat (10/1/2020).

Dijelaskan Alfiadi, tidak akan menunggu lama untuk membentuk lebih kurang satu peleton yang jumlahnya 30 orang. Dia akan mengumpulkan semua anggotanya yang berasal dari sarjana-sarjana tamatan perguruan tinggi Islam dan orang-orang pilihan yang berlatar belakang pendidikan agama, termasuk anggota yang tingkat pemahaman agamanya cukup baik untuk dijadikan Satpol PP Syariah.


"Saya akan mencari regulasi mengenai Satpol PP Syariah ini sebagai acuan. Akan kita buatkan Perwakonya sesegera mungkin, untuk tahap awal ini kita akan uji coba dulu dengan 1 peleton," ucap Alfiadi.

Selain itu, lanjut Alfiadi, untuk Satpol PP ini salah satu yang membedakannya dari segi pakaian dengan Satpol PP yang bukan Syariah. Serta pola yang sesuai dengan budaya Minang. Satpol PP Syariah identik dengan Adat Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah (ABSBK) yang sudah melekat dan jadi kehidupan masyarakat di Padang dan Minangkabau.

"Yang laki-laki, akan kita sesuaikan dengan budaya kita yakni memakai peci dan yang perempuan memakai pakaian yang longgar dan elegan. Agar tidak mengangu gerak di lapangan," tambahnya. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar