MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2020-08-05 07:37 WIB

Gempabumi Tektonik 5,2 SR Menggoncang, Episenter di Laut Pessel

<p>Gempabumi Tektonik 5,2 SR Menggoncang, Episenter di Laut Pessel<p>

VALORAnews - Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 5,1 Skala Richter (SR), Rabu (5/8/2020), pukul...

Hujan Lebat, Inilah Titik Banjir di Bukittinggi

AI Mangindo Kayo | Minggu, 16-02-2020 | 08:35 WIB | 291 klik | Kota Bukittinggi
<p>Hujan Lebat, Inilah Titik Banjir di Bukittinggi<p>

Genangan air melanda sebagian kawasan Bukittinggi, pada Sabtu (15/2/220) malam. Banjir ini kiriman dari daerah tetangga, Padanglua. (istimewa)

VALORAnews - Sejumlah titik di tiga kecamatan Kota Bukittinggi, dilanda banjir akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan itu, Ahad (15/2/2020). Hujan mengguyur kota wisata itu sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari.

"Pantauan di lapangan, genangan mulai terjadi di sejumlah titik mulai pukul 18.30 WIB," ungkap Kepala BPBD Bukittinggi, Ibentaro Samudra.

Banjir itu terjadi di Kelurahan Sapiran, Kecamatan ABTB. Terjadi luapan air dari saluran irigasi ke jalan di Jembatan Besi Jalan Sutan syahril dengan ketinggian air mencapai 50 cm. "Saat ini, jalan ditutup oleh warga sekitar karena dapat mengakibatkan kendaraan yang melewati genangan air mogok akibat terendam air yang menggenang ditempat itu," terangnya.


Kemudian, banjir terjadi Parak Tinggi, Tambuo, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang setelah Terminal Aur Kuning tepatnya di kawasan pumukiman dekat pintu air. "Terdampak banjir Tambuo 16 KK (73 jiwa), dibutuhkan unit pompa dan chain saw. Di Kelurahan Pakan Kurai, terdampak 10 KK (50 jiwa)," ungkapnya.

Genangan air juga terjadi di Perumahan Bukittinggi Indah RT 1 RW 7 Kelurahan Pakan Labuah. Ketinggian air sekitar 45 cm, jumlah rumah terendam dan sesuai info dari perangkat RT 1 adalah 24 rumah. "Kebutuhan mendesak karung pasir untuk water barrier agar air tidak masuk lebih tinggi ke rumah warga," terangnya.

"Kelurahan Birugo kecamatan ABTB, terdampak 12 KK (45 jiwa). Tidak ada korban jiwa," tambahnya.

Dibeberapa titik tersebut diatas, terangnya, BPBD Bukittinggi dan personil Kodim dan berbagai elemen lainnya, telah melakukan tindakan asesmen, evakuasi, penyedotan lumpur, konsumsi dan sebagainya. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar