MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2020-06-30 16:21 WIB

Mahyeldi Bagikan 200 Keranjang Hasil Produksi Bank Sampah

<p>Mahyeldi Bagikan 200 Keranjang Hasil Produksi Bank Sampah<p>

VALORAnews - Wali Kota Padang, Mahyeldi membagikan 200 keranjang belanja atau tas guna ulang, ke pengunjung Pasar Alai, Selasa (30/6/2020). Saat...

Kerjasama dengan Forum Batajau Seni Piaman

Seribuan Warga Padati Hari Jadi Sanggar Rangkiang Palito

AI Mangindo Kayo | Minggu, 01-03-2020 | 16:25 WIB | 271 klik | Kab. Padang Pariaman
<p>Seribuan Warga Padati Hari Jadi Sanggar Rangkiang Palito<p>

Ketua Forum Batajau Seni Piaman, Muhammad Fadli. (istimewa)

VALORAnews - Sedikitnya, 1.500 orang warga dari berbagai daerah, meriahkan peringatan hari jadi Sanggar Rangkiang Palito yang diunggah Forum Batajau Seni Piaman bersama masyarakat Korong Panti Kayu, Nagari Bisati, Padangpariaman, Sabtu (29/2/2020) lalu.

Alek ini digelar di halaman kantor Korong Panti Kayu. Nampak pada kegiatan tersebut walikorong, walinagari, camat, ketua KNPI dan teristimewa malam itu juga datang Kepala Taman Budaya Sumatera Barat, Muasri.

Dalam sambutannya, Ketua Forum Batajau Seni Piaman, Muhammad Fadli menjelaskan, kegiatan festival yang selama ia dan timnya laksanakan, adalah upaya untuk menyatukan semangat kebersamaan antar nagari, kelurahan atau desa di kawasan Piaman Laweh.


Ia berharap, kegiatan malam itu bukan yang terakhir. "Semoga ke depan, Bisati dapat punya kegiatan sendiri yang akan berlangsung secara rutin dengan memegang prinsip mandiri oleh dan untuk masyarakat," sebutnya.

Sementara itu, Wali Nagari Bisati, mengharapkan agar Sanggar Rangkiang Palito dan keluarga Forum Batajau Seni Piaman dapat bersama-sama membantu pihaknya dalam mengembangkan kesenian di kawasan Bisati.

"Insyaa allah, tahun ini kita akan anggarkan pengadaan alat-alat dan kantor korong ini juga akan kita terus bangun dimana pada lantai dua nantinya akan jadi sentra kesenian Bisati,"sebutnya.

Dia menyambut baik kegiatan yang digelar malam itu, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan motivasi generasi muda di Bisati agar lebih mencintai seni tradisi.

Sementara itu, Muasri mengharapkan, masyarakat dapat memagar generasi muda dari kegoncangan budaya (shock culture) yang jamak terjadi saat ini. "Kami mewakili Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, mendukung Forum Batajau Seni Piaman untuk terus berkegiatan seperti ini. Tidak ada yang akan kita harapkan lagi kecuali kesadaran generasi muda, karena masa depan Ranah Minang ada di tangan mereka," katanya.

Usai penyampaian kata sambutan, kepada pengurus Forum Batajau Seni Piaman, Muasri mengemukakan bahwa pihaknya menyediakan ruang bagi Forum Batajau Seni Piaman untuk menggelar ivent untuk memperkenalkan karya-karya seniman Piaman di Taman Budaya di Kota Padang.

"Kapanpun kami siap menunggu. Nanti kita bicarakan secara teknis tentang jadwalnya. Tempat yang terbuka ada. Silahkan pengurus datang, kami tunggu," sebutnya.

Malam itu, pertunjukan ditampilkan oleh perguruan Silek Sunua, satu kelompok tambua dari tuan rumah Bisati, Kelompok Tambua Kabun Patamuan, Sanggar Umbuik Mudo Sungai Asam, Sanggar Lensa Kota Pariaman, Sanggar Tampuniak Kota Pariaman, Sanggar Baringin Sati Koto Mambang, dan tentu saja tuan rumah sendiri Sanggar Rangkiang Palito.

Tim produksi didukung penuh oleh tim Festival Gasiang Parit Malintang, Pemuda Panti Kayu serta Festival Balah Hilia.

Usai kegiatan, disela evaluasi, seluruh penyelenggara melaksanakan do'a bersama untuk memintakan keselamatan terhadap muslim India yang kini tengah berada di tengah tragedi kemanusiaan.

Terdekat, Forum Batajau Seni Piaman akan segera menggelar agenda edukatif Batajau Camp dan Milad Rankiang Palito. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar