MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2020-06-30 16:21 WIB

Mahyeldi Bagikan 200 Keranjang Hasil Produksi Bank Sampah

<p>Mahyeldi Bagikan 200 Keranjang Hasil Produksi Bank Sampah<p>

VALORAnews - Wali Kota Padang, Mahyeldi membagikan 200 keranjang belanja atau tas guna ulang, ke pengunjung Pasar Alai, Selasa (30/6/2020). Saat...

Gempabumi Tektonik 5,8 Guncang Pesisir Bengkulu dan Lampung Barat

AI Mangindo Kayo | Selasa, 10-03-2020 | 23:37 WIB | 480 klik | Nasional
<p>Gempabumi Tektonik 5,8 Guncang Pesisir Bengkulu dan Lampung Barat<p>

Ilustrasi.

VALORAnews - Wilayah pesisir Bengkulu dan Lampung Barat, diguncang gempa tektonik, Selasa (10/3/2020) pukul 21.06 WIB. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter awal dengan magnitudo 5,8 yang kemudian dimutakhirkan jadi 5,6 SR.

"Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5.93 LS dan 102.94 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 98 km arah Tenggara Enggano, Bengkulu pada kedalaman 27 km," ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam pernyataan tertulis yang diterima.

Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, terang dia, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).


Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Liwa IV MMI (dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), Pagar Dewa, Banjit, Way Kanan III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Lalu, Manna, Kaur, Krui II-III MMI, Bengkulu II MMI (Getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ungkap Rahmat.

Hingga pukul 21.16 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

BMKG mengimbau masyarakat, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," terang dia. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar