MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2020-07-05 15:53 WIB

Silek Pantas jadi Ekstrakulikuler Sekolah, Taslim: Seni dan Budaya jadi Penarik Wisatawan

<p>Silek Pantas jadi Ekstrakulikuler Sekolah, Taslim: Seni dan Budaya jadi Penarik Wisatawan<p>

VALORAnews - Setiap burung, memiliki dua sayap agar bisa terbang membelah angkasa. Begitu juga dengan lelaki Minang. Dia selalu dibekali dua ilmu...

Pencari Ikan Ditemukan Mengapung di Batang Tanga Pasbar

AI Mangindo Kayo | Minggu, 03-05-2020 | 17:23 WIB | 169 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Pencari Ikan Ditemukan Mengapung di Batang Tanga Pasbar<p>

Tim Basarnas, BPBD, Polres, Pol PP dan masyarakat serta keluarga, mengevakuasi jasad Martias panggilan Buyung, Ahad Siang (3/5/2020) pukul 12.10 WIB di muara Batang Tanga, Pasaman Barat. (dodi ifanda/valoranews)

VALORAnews - Setelah empat hari pencarian, akhirnya Martias panggilan Buyung, korban hanyut ditemukan tim gabungan TRC SAR, Ahad Siang (3/5/2020) pukul 12.10 WIB di muara Batang Tanga, Pasaman Barat. Korban ditemukan mengapung dalam keadaan meninggal dunia.

Koordinator Pos SAR Pasaman, Zulfahmi menyampaikan, posisi korban ditemukan sekitar 2 km ke arah hilir Batang Saman dari jembatan Rimbo Canduang tempat tergelincir korban atau sekitar 3 km lagi ke jorong kampung bukik Batang Saman.

"Jenazah korban dievakuasi dengan perahu lalu dievakuasi menuju Kampung Bukik dan akan dilanjutkan dengan ambulance ke rumah duka," ungkap Zulfahmi.


Pencarian warga Kampung Lambah Binuang, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman itu dilakukan sejak dikabarkan hanyut di Batang Tanga, Kamis (30/4/2020). Mulai Kamis malam hingga Jumat (1/5/2020) dinihari, Tim SAR berserta gabungan masyarakat dan pihak keluarga langsung melakukan pencarian. Namun, terkendala derasnya arus sungai serta cuaca hujan hingga Jumat siang.

"Hari Jumat pencarian dilanjutkan, mulai dari lokasi kejadian sampai ke jembatan Rimbo Canduang, kurang lebih 2 km, akan tetapi debet air saat itu bertambah besar dan keruh," katanya.

Pencarian korban pada Jumat (1/4/2020) sempat terkendala, karena arus sungai deras. Tim sulit menyisir aliran Batang Tanga. Pencarian dilanjutkan ke arah jembatan Canduang sampai pertemuan dengan Batang Saman hingga akhirnya korban ditemukan.

"Innalilahi Wainnalillahirojiun, korban hanyut atas nama Martias sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Tim sudah berusaha mencari dan menemukan korban, namun yang Maha Kuasa yang menentukan, korban mendahului kita. Semoga keluarga tabah dan ikhlas," pesan Zulfahmi.

Kejadian ini berawal saat korban dan seorang temannya, mencari ikan. Ketika mau pulang, korban terpeleset di bibir sungai dan terjatuh. Korban terseret arus sungai yang saat itu sangat deras.

Rekan korban, Yaya (51) kemudian mengabarkan kejadian ini pada masyarakat kampung seputar peristiwa yang dialaminya. Saat itu, Yaya pun terjatuh dari sepeda motor bersama korban.

Pencarian dilaksanakan tim Basarnas, BPBD, Polres, Pol PP, masyarakat dan pihak keluarga. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar