MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2020-07-12 10:09 WIB

Zainal Tuanku Mudo Terpilih Aklamasi jadi Ketua Tanfidziyah

<p>Zainal Tuanku Mudo Terpilih Aklamasi jadi Ketua Tanfidziyah<p>

VALORAnews - Konferensi Cabang (Konfercab) NU Kabupaten Padangpariaman, berhasil memilih Rais Syuriah yang dipercayakan pada Masrican Tuanku Marajo...

Ini Aspirasi Bupati Solsel ke Wamen PUPR

AI Mangindo Kayo | Kamis, 02-01-2020 | 14:59 WIB | 82 klik | Kab. Solok Selatan
<p>Ini Aspirasi Bupati Solsel ke Wamen PUPR<p>

Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria saat menyampaikan aspirasi kepada Wamen PUPR pasca banjir bandang di daerah itu. (humas)

VALORAnews - Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jhon Wempi Wetipo menyampaikan komitmennya, untuk bantu benahi Kabupaten Solok Selatan pasca banjir bandang yang melanda daerah tersebut. Komitmen ini disampaikannya ketika mengunjungi kabupaten itu, Kamis (2/1/2020).

"Pascabanjir di Solok Selatan dan Agam akhir Desember 2019, Bupati Solsel, Bupati Agam, dan Gubernur Sumbar menemui saya langsung. Selisih dua hari setelah itu saya langsung datang kesini (Solsel)," ujar Wempi di lokasi banjir di Solsel.

Menurutnya, tujuan ia berkunjung adalah bagaimana bisa membantu masyarakat yang terdampak banjir. Dari awal ia sudah berkomitmen untuk membantu dan datang ke Solsel.


"Saat ini di Jakarta sedang banjir. Saya sudah sampaikan kepada Bapak Menteri, di Jakarta banyak yang urus. Izin ke Solok Selatan untuk memenuhi komitmen saya untuk hadir disana," terangnya.

Wempi menjelaskan, pihaknya menunggu revisi terkait data-data bencana yang harus dipenuhi untuk segera disampaikan kepadanya.

"Kemarin memang Pak Bupati sudah melaporkan langsung. Namun masih perlu perbaikan-perbaikan. Termasuk rencana lahan relokasi dengan lokasi yang terbaru," ujarnya.

Terkait berbagai permohonan lain yang disampaikan Bupati, Wamen menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti, termasuk permohonan Bupati untuk pembangunan jembatan di Sungai Batang Hari, Kecamatab Sangir Batang Hari.

"Yang penting tolong siapkan datanya. Komunikasi terus dengan pihak balai terkait. Nanti tembuskan kepada saya. Kita akan monitor terus," janjinya.

"Nanti saya akan datang lagi kesini kalau sudah ada yang dikerjakan. Saya ikut meresmikannya," ujarnya mantap.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Solsel, Muzni Zakaria yang hadir bersama Forkopimda, menyampaikan langsung berbagai harapan pemerintah dan juga masyarakat Solok Selatan. Salah satu permohonannya ialah dibangunkannya jembatan yang menghubungkan Sungai Batang Hari di Kecamatan Sangir Batang Hari (SBH).

"Sepanjang itu Sungai Batang Hari di bawah SBH, tidak ada satupun jembatan di sana. Padahal banyak penduduk di seberangnya," terang Muzni Zakaria.

Ia meminta agar dapat dibangunkan jembatan yang melintasi sungai nasional tersebut.

"Kita meminta setidak-tidaknya ada 2 jembatan di sana. Kalaupun tidak bisa permanen, paling tidak jembatan gantung saja, tapi yang bisa dilewati oleh roda dua dan juga roda empat," ujarnya dihadapan Wamen.

Muzni juga mengatakan bahwa masyarakat dan pemerintah Solsel sangat berharap agar jangan ada lagi nama "kampung tarandam" yang selalu terendam. Apalagi saat ini Bapak Wamen sudah langsung hadir di lokasi banjir.

"Solusi teknisnya tentu kita serahkan kepada kawan-kawan di Balai Sungai, Balai Jalan, dan yang lainnya yang tentu lebih mengerti tentang ini," ujarnya.

Permohonan lain yang disampaikan yakni normalisasi dan penguatan tebing sungai, perbaikan jembatan, dan juga relokasi rumah warga yang terdampak. Terkait revisi data yang diminta, ia nyatakan komitmennya untuk segera melengkapi.

"Senin besok paling lambat, data tersebut sudah ada di meja Bapak Wakil Menteri," pungkasnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar