MITRA VALORA NEWS

Senin, 2020-07-13 15:33 WIB

Negara dalam Kondisi Karut Marut, Ini Respon Anggota DPD RI Alirman Sori

<p>Negara dalam Kondisi Karut Marut, Ini Respon Anggota DPD RI Alirman Sori<p>

VALORAnews - Anggota DPD RI periode 2019-2024 dari daerah pemilihan Sumbar, Alirman Sori mengatakan, tak bisa membatasi masyarakat untuk memberikan...

BKOW Sumbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Solsel

AI Mangindo Kayo | Rabu, 15-01-2020 | 15:58 WIB | 71 klik | Kab. Solok Selatan
<p>BKOW Sumbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Solsel<p>

Ketua GOW Sumatera Barat, Wartawati Nasrul Abit menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir di Solok Selatan, Rabu (15/1/2020). (humas)

VALORAnews - Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Sumatra Barat bersama ISBANDA dan PIISEI, salurkan bantuan untuk korban bencana alam di Solok Selatan, Rabu (15/1/2020).

Rombongan yang dipimpin Ketua BKOW Sumbar, Wartawati Nasrul Abit ini, memberikan bantuan berupa paket sembako sebanyak 250 paket, buku dan alat tulis sekolah 50 paket dan pakaian layak pakai sebanyak 5 dus.

Bantuan itu diterima langsung oleh Asisten Administrasi Umum (III) Pemkab Solok Selatan, Amdani di Aula Tansi Ampek Kantor Bupati Solsel.


Wartawati Nasrul Abit mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat solsel yang terkena musibah beberapa waktu yang lalu.

"Jangan dilihat dari harganya, tapi ini merupakan sebuah kepedulian dari organisasi wanita di Sumbar," ungkapnya.

Ia berharap masyarakat yang ditimpa musibah dapat sabar dan dapat mengambil hikmah dibalik cobaan yang diberikan Allah SWT.

Di samping itu, ia juga berharap seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kelestarian alam di solok selatan, jika hutan dilingsungi tentu potensi akan terjadinya musibah banjir bandang akan dapat diminimalisir.

Sementara itu, Amdani menyampaikan terima kasih atas bantuan dari BKOW Sumbar tersebut.

Dia mengungkapkan Solok Selatan adalah daerah yang dilalui sesar Sumatera, dialiri sungai-sungai dan berbukit. "Kondisi tersebut menjadikan daerah ini rawan bencana gempa banjir dan longsor, yang berakibat pada perlambatan ekonomi masyarakat," katanya.

Ia melanjutkan diawal tahun 2019 terjadi gempa dengan magnitude 5,3 dan diakhir tahun terjadi banjir dan longsor.

Akibat banjir dan longsor tersebut imbuhnya, setidaknya 2.016 kepala keluarga terdampak dengan kerugian Rp61 miliar lebih.

Usai menyerahkan bantuan di kantor bupati, BKOW Sumbar bersama Ikatan Istri Bank Pembangunan Daerah (ISBANDA) dan Persatuan Isteri Ikatan Sarjana Indonesia (PIISEI) juga menyerahkan bantuan secara langsung kepada masyarakat yang terkena musibah di Nagari Pakan Rabaa Timur. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar