MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2020-08-05 07:37 WIB

Gempabumi Tektonik 5,2 SR Menggoncang, Episenter di Laut Pessel

<p>Gempabumi Tektonik 5,2 SR Menggoncang, Episenter di Laut Pessel<p>

VALORAnews - Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 5,1 Skala Richter (SR), Rabu (5/8/2020), pukul...

Ini Update Penanganan Covid19 Pasbar Hari Senin

AI Mangindo Kayo | Senin, 11-05-2020 | 22:32 WIB | 191 klik | Kab. Pasaman Barat
<p>Ini Update Penanganan Covid19 Pasbar Hari Senin<p>

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid19 Pasaman Barat, dr Gina Alecia. (dodi ifanda/valoranews)

VALORAnews - Hasil uji swab laboratorium Universitas Andalas, terhadap supir mobil angkut gas elpiji asal Kabupaten Pasaman Barat, MP (45) dan telah meninggal dunia di Tiku, Kabupaten Agam, dinyatakan negatif COVID-19.

"MP, warga Katimaha yang meninggal dunia kemarin, hasilnya negatif. Hasil labornya baru keluar hari ini," kata Bupati Pasaman Barat, Yulianto, di Simpang Empat, Selasa (11/5/2020).

Ditambahkan Yulianto, nenek R, warga jorong Paroman, Nagari Sinuruik, Kecamatan Talamau, juga dinyatakan telah negatif Corona Virus Disease (Covid19). Nenek R telah menjalani perawatan selama 24 hari di RS Unand Padang.


Sebelumnya, nenek R dinyatakan positif pada 16 April, berdasarkan uji swab meski tidak memiliki gejala. Diduga, ia terinfeksi setelah kontak langsung dengan almarhumah positif Covid19 yang telah dimakamkan di Paroman Sinuruik.

"Alhamdulillah, warga Paroman, R sudah sembuh dan hari ini sudah dipulangkan oleh Pemkab Pasaman Barat," sebut Yulianto kepada wartawan.

Ia berharap, Pasaman Barat tetap zero kasus dan wabah Covid19 segera berakhir. Dia juga mengajak masyarakat, untuk patuhi PSBB yang telah ditetapkan pemerintah, demi memutus mata rantai penyebaran pandemi ini.

Sementara, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid19 Pasaman Barat, dr Gina Alecia menambahkan, dengan demikian pihaknya tinggal menunggu hasil swab 14 orang yang kontak dengan MP.

"Hasil swab 14 orang belum keluar. Mudah-mudahan kita berharap negatif semua," ujarnya.

Ia menyebutkan, MP meninggal dunia pada Jumat (8/5/2020) ketika membawa gas Elpiji dari Kota Padang menuju Pasaman Barat. Pada Jumat malamitu, MP sedang mengendarai kendaraannya dari arah Padang menuju Pasaman Barat. tiba-tiba, sekitar pukul 21.45 WIB, dia merasa pusing dan langsung berhenti di Klinik Mutiara Biru Tiku.

Saat itu, petugas yang sudah memakai Alat Pelindung Diri (APD) melihat korban sesak nafas dan tidak lama kemudian pasien langsung tidak sadarkan diri dan meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD Lubukbasung.

Jenazah MP dimakamkan di Batang Lingkin, Sabtu (9/5/2020) pagi. Pemakaman sesuai dengan protap Covid19. "Setelah hasil swabnya keluar, maka dipastikan korban negatif Covid19," tegasnya.

Pihaknya juga telah melakukan tes swab terhadap 14 orang yang merupakan keluarga, kenek dan teman korban yang pernah kontak langsung dengan korban dan kontak tidak langsung.

"Hasil pelacakan terhadap riwayat kontak korban hingga saat ini, lebih dari 28 orang. Untuk swab, baru untuk 14 orang. Hasilnya belum keluar, maka 14 orang yang belum pengambilan sampel uji swab, tidak dilakukan tes swab lagi," katanya.

Ia menjelaskan, hingga Senin (11/5/2020), tidak ada penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun yang positif COVID-19 di Pasaman Barat.

"Satu orang pasien yang positif inisial R kemarin, dari keterangan Laboratorium Unand hasilnya juga sudah negatif," sebutnya.

"Mengenai PDP insial U, asal Kinali, hasil swabnya negatif juga," pesan dr Gina Alecia.

Untuk jumlah total kumulatif ODP sebanyak 251 orang dengan keterangan 240 orang sudah selesai pemantauan dan 11 orang masih dalam pemantauan. Sedangkan total kumulatif PDP sebanyak 11 orang dengan hasil swab ke-11 negatif, delapan orang di antaranya sehat, meninggal dua orang dan dirawat satu orang.

Untuk total kumulatif Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 44 orang dengan keterangan 16 orang negatif, 28 orang kontak dengan almarhum MP.

"Sebanyak 14 dari 28 orang itu, sudah dites swab dan hasil belum keluar dari Laboratorium Unand Padang," katanya.

Ia mengajak masyarakat selama PSBB tahap kedua selama 24 hari ini diharapkan terus ikuti petunjuk pemerintah. Pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun, makan dan minum bergizi untuk meningkatkan imun tubuh. (pl1)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar