MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2020-06-30 16:21 WIB

Mahyeldi Bagikan 200 Keranjang Hasil Produksi Bank Sampah

<p>Mahyeldi Bagikan 200 Keranjang Hasil Produksi Bank Sampah<p>

VALORAnews - Wali Kota Padang, Mahyeldi membagikan 200 keranjang belanja atau tas guna ulang, ke pengunjung Pasar Alai, Selasa (30/6/2020). Saat...

Perjuangan Monalisa Menghadang Covid19 demi Sebuah Kesembuhan

AI Mangindo Kayo | Kamis, 14-05-2020 | 23:37 WIB | 421 klik | Kota Padang Panjang
<p>Perjuangan Monalisa Menghadang Covid19 demi Sebuah Kesembuhan<p>

Monalisa saat diambil swabnya oleh tenaga medis di RSUD Padangpanjang, 30 April 2020 lalu. (istimewa)

VALORAnews - Tanggal 30 April 2020, jadi hari yang tak akan terlupakan bagi Monalisa (31), perawat IGD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Padangpanjang. Pada hari Kamis itu, ibu dari dua orang anak ini, terlibat kontak erat dengan NS, salah seorang pasien yang dilayaninya dan kemudian dinyatakan positif mengidap Coronavirus Disease 2019 (Covid19).

"Waktu dapat kabar positif corona, rasanya kematian segera menghadang. Anggapan ini hadir, karena begitu ganasnya serangan virus corona ini, merujuk berita yang beredar luas di masyarakat melalui berbagai jejaring media sosial," ungkap pasien 03, demikian dia ditandai semasa jalani karantina di RSUD Padangpanjang, Kamis (14/5/2020).

Berbagai informasi tentang Covid19 yang sempat terbaca di-gawainya beberapa waktu sebelumnya, membuat pikiran Monalisa berkecamuk. Terlebih, saat ini, wabah itu ternyata telah hinggap didirinya.


Beruntung, Monalisa memiliki orang-orang yang selalu menguatkan. Salah satu yang utama, keluarga. Anggota keluarga selalu berusaha tak memperlihatkan kepanikan pada wanita berhijab ini. Keluarga terus memberikan motivasi serta menguatkan.

Monalisa pun bangkit. Dia tidak mau kalah dengan penyakit tengah bersarang di tubuhnya. Monalisa berusaha tegar menghadapi cobaan, yang juga menjangkiti berbagai lapisan masyarakat di berbagai belahan dunia itu.

"Motivasi terbesar saya itu adalah keluarga. Mereka selalu mendukung dan menguatkan," tutur Mona.

Diceritakan, sebelum masuk dalam Tim Covid Padangpanjang, Mona sudah mengatakan pada keluarga, resiko terburuk yang akan dihadapinya dengan bergabung dalam tim itu adalah kematian.

"Kalaupun takdir itu menghampiri, saya berharap, keluarga dapat mengikhlaskan," sebut Mona dengan nada serak.

Sejak dinyatakan positif corona bersama 13 orang tenaga kesehatan yang lain, Mona kemudian harus menjalani isolasi di RSUD Padangpanjang, terhitung sejak hasil swab dirilis 30 April.

Selama dua hari diisolasi, Mona mengatakan, ia merasakan sesak nafas dan sempat memakai bantuan oksigen. Bahkan, lidah pun sudah tak berasa. Namun, gejala itu perlahan hilang setelah hari berikutnya.

"Selama isolasi, saya diberikan obat makan dan aneka vitamin terutama vitamin C. Karena saya juga bermasalah di lambung, saya diberi tambahan obat untuk lambung," ujar Mona, seputar metode pengobatan yang dijalani selama masa karantina.

Setelah berjuang selama 12 hari, Mona kemudian dinyatakan negatif corona setelah jalani dua kali test swab. Pada 12 Mei 2020, Monalisa bersama 10 Nakes RSUD Padangpanjang yang lain, dinyatakan sembuh dari wabah yang awalnya menjangkiti warga Wuhan, Tiongkok itu.

Monalisa yang juga seorang Bhayangkari, juga mendapat dukungan dari Ibu Kapolri, Ibu Kapolda dan Ibu Kapolres Padangpanjang. Ibu-ibu itu langsung meneleponnya, sehari sesudah dirinya dinyatakan positif.

Beratnya perjuangan menuju kesembuhan, Monalisas meminta masyarakat, untuk terus aktif memutus mata rantai penyebaran Covid19 ini. Salah satunya, tidak membuat kerumunan atas nama apapun, tidak keluar rumah bila tidak ada keperluan yang memaksa dan persyaratan lainnya yang telah ditentukan pemerintah di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ini.

"Kalau tidak perlu keluar rumah, tolong jangan keluar. Kalau pun harus keluar, tolong jaga jarak, jangan berkerumun, pakai masker dan rajin cuci tangan," tegas Mona memberi saran.

Sebagai tenaga medis, Mona meminta masyarakat, juga jujur dengan keluhan apapun yang dirasakan dan jujur menyampaikan riwayat perjalanan dari manapun. (ben)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar