MITRA VALORA NEWS

Minggu, 2020-05-24 11:08 WIB

Ansor Padang Serahkan Paket Lebaran untuk Warga Terdampak Covid19

<p>Ansor Padang Serahkan Paket Lebaran untuk Warga Terdampak Covid19<p>

VALORAnews - Team Gugus Tugas Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Padang, bergerak menelusuri masyarakat yang membutuhkan bantuan. Team...

Pedagang dan Pengunjung Pasar Payakumbuh Galeboh, Riza Falepi: Itu Tanda PSBB Berjalan

AI Mangindo Kayo | Jumat, 22-05-2020 | 23:57 WIB | 39 klik | Kota Payakumbuh
<p>Pedagang dan Pengunjung Pasar Payakumbuh Galeboh, Riza Falepi: Itu Tanda PSBB Berjalan<p>

Wako Payakumbuh, Riza Falepi bersama Dandim dan Kapolres Payakumbuh serta unsur Forkopimda, mendatangi Pasar Payakumbuh yang sempat jadi lokasi pertengkaran antara pedagang dan pengunjung, Jumat (22/5/2020) malam. (mardikola/valoranews)

VALORAnews - Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi menilai, adanya pertentangan dengan pedagang dan pengunjung di pasar akibat penerapan PSBB di Payakumbuh, sebagai sebuah bentuk reaksi dari penegakan aturan. Ini semestinya bisa diselesaikan dengan baik.

"Itu tandanya PSBB sedang berjalan, pasti ada pro kontra," kata Riza Jumat (22/5/2020) malam.

Menurutnya, dampak dari penerapan PSBB tersebut, saat ini kasus positif Corona di Payakumbuh sudah mengalami penurunan dan tak ada penambahan dalam beberapa hari ini, warga yang positif berangsur sembuh.


"In Syaa Allah, kita punya peluang kembali ke zona hijau beberapa hari ke depan, sepanjang tidak ada yang positif. Sudah seminggu kita tetap negatif, sementara yang positif sebagian besar sudah sembuh dan tinggal 2 orang yang In Syaa Allah menuju negatif," kata wali kota dua periode tersebut.

"Ini tidak dilihat banyak pihak, bahwa PSBB kita bekerja dan berhasil. Padahal di tempat lain, bukti swabnya saja terlalu sedikit dibanding peluang penyebarannya," terangnya.

"Bandingkan dengan kita yang telah swab sampai dengan jumlah di atas 1000 orang untuk keseluruhan Kota Payakumbuh dengan positif 13 orang saja. Mudah-mudahan, beberapa hari ke depan bisa negatif semua kembali, namun tetap kita ingatkan protokol Covid19 tetap dijalankan," terang Riza.

Riza juga khawatir terjadi gelombang kedua, kalau tidak diindahkan protokol Covid19 ini. Biasanya menurut pakar epidemi, jauh lebih parah kalau dilonggarkan protokolnya.

Namun, yang lebih bikin khawatir Riza lagi, seiring dengan berangsurnya Payakumbuh pulih dari Corona, kedatangan warga daerah tetangga yang kasus positifnya sedang naik ke wilayah pasar, untuk berbelanja ke pasar ditakutkan akan memicu penyebaran dengan cluster baru atau jadi pemicu wabah gelombang kedua.

"Kita lihat dari data, tracing daerah tetangga kita ini terlalu minim, ini bisa dilihat dari data yamg masuk ke RS Unand. Kita nggak tahu, apakah orang tanpa gejala (OTG) didata atau tidak, jangan-jangan nanti malah OTG-OTG ini berkeliaran di wilayah kita dan menjadi carrier (pembawa-red) virus Corona ke sini, bisa muncul kasus baru nanti, jelas epicentrumnya pasar Kota Payakumbuh sebagai titik temu interaksinya," kata Riza.

Dia menyampaikan apresiasinya pada TNI, Polri dan Kejaksaan, yang saling bahu-membahu bersama Pemko Payakumbuh siang malam terus bersama-sama memerangi Covid19 ini.

"Sering kami lihat pak Kapolres, pak Dandim, dan pak Kajari, terjun langsung membenahi berbagai urusan agar masalah Covid19 bisa diatasi. Sebuah koordinasi dan kerja tim yang luar biasa. Salut saya," imbuhnya.

Riza menambahkan, "Jadi, dari berita media saja kita bisa melihat mana media yang partisan dan pesanan serta mana media yang objektif melihatnya. Kalau media yang partisan, jelas ada kepentingan politik di sana."

"Sementara, kita harus berpikir bahwa ini adalah persoalan kemanusiaan yang harus kita respon dengan tanggung jawab yang baik dan amanah, bukan dengan cara-cara politis. Rakyat akan melihat cara kita bekerja mengatasi wabah ini, mereka sudah pintar, percuma juga dipolitisiasi oleh media yang bersangkutan," ungkapnya.

Seiring dengan diperketatnya aturan PSBB di Payakumbuh, akan memicu berbagai macam reaksi dari berbagai pihak pula, hal inilah yang dirasa Riza juga perlu diperhatikan dalam berperang melawan Corona.

Pesan Riza, "Jangan dilihat dari satu sisi saja sehingga apa yang dikerjakan dianggap sebagai sebuah kegagalan, setiap elemen memiliki perannya dalam mengatasi wabah ini, jangan sampai membuat polemik, sebaiknya kritik dengan solusi, bukan menyalahkan saja," pungkasnya. (mdi)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kota Payakumbuh