MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2020-08-06 19:53 WIB

Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting

<p>Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting<p>

VALORAnews - Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria menilai, stunting bisa ditekan melalui gerakan bersama. Tapi, jangan pernah sekali-kali...

Tanahdatar Miliki Kampung PAUD Inkuiri

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 06-06-2020 | 08:44 WIB | 204 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Tanahdatar Miliki Kampung PAUD Inkuiri<p>

Asisten Administrasi Umum Setdakab Tanahdatar, Helfy Rahmy Harun lakukan penyerahan secara simbolis SPPT PBB-P2 tahun 2020 dari Bupati pada camat se-Kabupaten Tanahdatar, Kamis (4/6/2020) di Gedung Maharajo Dirajo Batusangkar. (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Tanahdatar, Suhermen mengatakan, Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada HIMPAUDI Tanahdatar bersama dinas terkait, atas inovasi yang dilahirkan sehingga hadir Kampung PAUD Inkuiri.

"Atas nama pemerintah daerah, saya sampaikan terima kasih kepada Pengurus Pusat HIMPAUDI yang telah memilih Tanahdatar sebagai Kampung PAUD Inkuiri. Selamat pada HIMPAUDI Tanahdatar serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai fasilitator kegiatan ini. Semoga apa yang dicanangkan bisa dilaksanakan," ujar Suhermen, Sabtu (6/6/2020) di Indo Jolito Batusangkar.

Pernyataan itu disampaikan Suherman, saat diresmikannya Kabupaten Tanahdatar jadi Kampung PAUD Inkuiri "Alam Takambang Jadi Guru." Peluncuran PAUD Inkuiri ini, juga dihadiri Ketua HIMPAUDI sekaligus Bunda PAUD Tanahdatar, Emi Irdinansyah, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Riswandi, Kepala OPD dan Kepala Bagian serta pengurus dan anggota Himpaudi Tanahdatar,


Dalam peluncuran itu, turut disaksikan secara virtual oleh Dirjen GTK Kemendikbud, Irwan Syahril, Ketua Umum PP Himpaudi, Prof Netti Herawati, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Bunda PAUD Provinsi Sumbar, Nevi Zuairina dan lainnya.

Disampaikan, Pemkab Tanahdatar sangat mendukung kegiatan ini. "Tanahdatar dalam salah satu visi dan misinya memprioritaskan pembangunan SDM yang dimulai dari usia dini dan tentunya apa yang dilaunching ini, bisa mendukung penciptaan generasi muda lebih berkualitas untuk turut sukseskan Indonesia Emas di masa depan," ujarnya.

Namun, tambah dia, kegiatan ini dibutuhkan dukungan dan komitmen dinas terkait dan seluruh elemen terkait. "Tentunya untuk mewujudkan cita-cita besar ini dibutuhkan kolaborasi dan dukungan serta komitmen berbagai pihak di Tanahdatar, agar program ini berjalan baik di Luhak Nan Tuo," tukasnya.

Sementara itu, Irwan Prayitno juga menyampaikan dukungan dan apresiasi atas pilihan metode Inkuiri ini.

"Dari sekian banyak metode pembelajaran, PAUD telah memutuskan untuk memakai metode ini, tentu atas nama pemerintah provinsi, saya mendukung namun berharap fasilitator ataupun guru pendukung mengerti dan menguasai metode ini agar anak-anak bisa terdidik dengan baik," ujarnya.

Di kesempatan lainnya, Ketua Umum PP Himpaudi, Netti Herawati menyampaikan, penunjukan Tanahdatar untuk menjadi Kampung PAUD Inkuiri setelah dilakukan penilaian dan penelitian.

"Guru PAUD yang ada di Tanahdatar sangat luar biasa dan anak-anaknya juga sangat pintar sehingga yakin program kampung Inkuiri bisa dilaksanakan dan jadi percontohan di Indonesia, terutama karena slogan Alam takambang jadi guru, adat basandi sara' sara' basandi kitabullah menjadi poin penting dalam PAUD Inkuiri ini," ujarnya.

Ketua PD HIMPAUDI Tanahdatar, Emi Irdinansyah Tarmizi menyampaikan, ucapan terima kasih atas kepercayaan Himpaudi Pusat dan Dirjen GTK Kemendikbud.

"Terima kasih atas amanah dan dukungannya kepada Himpaudi Tanahdatar dan menjadikan Tanahdatar sebagai Kampung PAUD Inkuiri, namun tentunya untuk ke depan kami masih butuh dukungan dan bimbingan seterunya," ujarnya.

Sebagaimana yang dimaksud dengan Inkuri, tambah Emi, metode ini dirasa cocok untuk dilaksanakan di Tanahdatar. "Inkuiri bisa diartikan sebaga proses bertanya dan mencari tahu jawaban terhadap pertanyaan ilmiah atau dengan memperoleh informasi dengan lakukan observasi untuk memecahkan masalah dengan kemampuan berfikir kritis dan logis, karena seperti kita tahu, karakteristik anak usia dini memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga dirasa metode ini pas untuk mencukupi rasa ingin tahu anak kita," katanya.

Di akhir penyampaiannya, Emi menyampaikan rasa syukur, karena kegiatan ini terlaksanakan atas kolaborasi yang kuat antara HIMPAUIDI, IGTKI dan IGRA di Tanahdatar.

"Semoga kolaborasi ini akan semakin meningkatkan kualitas PAUD dan menghasilkan generasi penerus yang memiliki pemikiran dan kualitas lebih baik di masa datang," pungkasnya.(jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar