MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2020-08-05 07:37 WIB

Gempabumi Tektonik 5,2 SR Menggoncang, Episenter di Laut Pessel

<p>Gempabumi Tektonik 5,2 SR Menggoncang, Episenter di Laut Pessel<p>

VALORAnews - Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 5,1 Skala Richter (SR), Rabu (5/8/2020), pukul...

Wabendum DPP Partai Demokrat Bidik Kursi Bupati Tanahdatar di Pilkada 2020

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 13-06-2020 | 15:50 WIB | 256 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Wabendum DPP Partai Demokrat Bidik Kursi Bupati Tanahdatar di Pilkada 2020<p>

Wabendum DPP Partai Demokrat, Eka Putra didampingi Ketua Partai Demorat Tanahdatar, Nurhamdi Zahari dan Aldoris Armialdi (ketua Rumah Gadang Wartawan Luhak Nan Duo) saat bersilaturahmi dengan wartawan di Batusangkar, Sabtu (13/6/2020). (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Wakil Bendahara Umum (Wabendum) DPP Partai Demokrat, Eka Putra menyatakan akan maju pada pemilihan bupati dan wakil bupati Tanahdatar pada pemilihan serentak 2020 ini. Posisi yang dibidik anak nagari Lintau Buo itu, kursi sebagai calon bupati.

Hal ini disampaikan Eka Putra saat temu ramah dengan insan pers di kediaman Ketua Partai Demokrat Tanahdatar, Nurhamdi Zahari di Batusangkar, Sabtu (13/6/2020).

Eka menyebut, dirinya berani mendeklarasikan diri maju, setelah petahana bupati, Irdinansyah Tarmizi, menyatakan mundur dari bursa pencalonan, karena alasan kesehatan.


"Saya satu kampung dengan Pak Irdinansyah Tarmizi. Basis massa kami sama, sehingga tidak etis rasanya kalau saya maju juga di pilkada jika beliau masih berminat untuk periode kedua kalinya," ungkap Eka.

"Saya sangat menghormati dan mengapresiasi program pembangunan Pak Irdinansyah Tarmizi terutama di bidang pembangunan sumber daya manusia. Dengan progam rumah tahfizhnya, Tanahdatar bisa jadi juara umum MTQ Provinsi Sumatera Barat," tutur Eka.

"Dengan dukungan, motivasi dan masukan kawan-kawan dari ranah maupun rantau, saya ingin aktif berkontribusi untuk pembangunan. Setelah beristikharah bersama keluarga, dengan mengucapkan bismillah, saya menyatakan maju sebagai calon bupati Tanahdatar," tegasnya.

Sementara, Nurhamdi Zahari menjelaskan, Tanahdatar kedepan, membutuhkan figur dengan kapasitas melebihi rata-rata, untuk melaksanakan pembangunan dengan keterbatasan sumber daya alam dan anggaran.

"Dengan kapasitas dan jaringan Pak Eka Putra di level nasional, beliau akan mampu memberikan solusi untuk pembangunan di Tanahdatar kedepan," jelas Nurhamdi.

Dalam waktu dekat ini, terangnya, Eka Putra akan melakukan survei penjaringan balon wakil bupati yang akan mendampinginya di perhelatan pilkada nanti.

Pada Pemilu 2019 lalu, Partai Demokrat meraih 4 dari 35 kursi di DPRD Tanahdatar periode 2019-2024. Partai Gerindra berhasil jadi peraih kursi terbanyak yakni 6 kursi. Kemudian, PKS 5 kursi, Partai Golkar (4 kursi), PAN (4 kursi), PPP (4 kursi), Partai Nasdem (3 kursi), Partai Hanura (3 kursi) dan PDIP (2 kursi).

Untuk bisa mengusung pasangan calon, partai politik atau gabungannya mesti memiliki 20 persen kursi parlemen. Artinya, butuh 7 kursi agar bisa mengantarkan pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk berlaga di pemilihan serentak 2020 yang pencoblosannya akan digelar 9 Desember 2020 nanti.

Berdasarkan perolehan kursi hasil pemilu 2019 lalu, tak satupun partai politik yang memenuhi syarat minimal dukungan. Artinya, delapan partai peraih kursi DPRD Tanahdatar ini, harus saling berkoalisi.

Konstelasi politiknya bakalan makin menarik, seiring akan dimulainya lanjutan tahapan pemilihan pada 15 Juli 2020 ini oleh KPU se-Indonesia. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar