MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2020-08-06 19:53 WIB

Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting

<p>Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting<p>

VALORAnews - Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria menilai, stunting bisa ditekan melalui gerakan bersama. Tapi, jangan pernah sekali-kali...

PPS se-Kecamatan Situjuah Limo Nagari Dilantik, Andika: Banyak Pekerjaan Mendesak Menanti

AI Mangindo Kayo | Senin, 15-06-2020 | 21:26 WIB | 300 klik | Kab. Lima Puluh Kota
<p>PPS se-Kecamatan Situjuah Limo Nagari Dilantik, Andika: Banyak Pekerjaan Mendesak Menanti<p>

Ketua PPK Situjuah Limo Nagari, Andika Oktavera melantik Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-kecamatan itu, di aula kantor camat, Senin (15/6/2020). (mardikola/valoranews)

VALORAnews - Setelah penundaan selama tiga bulan akibat pandemi Covid-19, badan adhoc penyelenggara Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada) kembali diaktifkan. Menindaklanjuti hal itu, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan Situjuah Limo Nagari, langsung melakukan pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS), di aula kantor camat, Senin (15/6/2020).

Pelantikan PPS tersebut dilimpahkan Ketua KPU Limapuluh Kota, Masnijon pada Ketua PPK pada masing-masing kecamatan karena pertimbangan protokol kesehatan. Agenda pelantikan tersebut juga mematuhi protokol kesehatan berupa pakai masker, cuci tangan sebelum masuk ruangan, pakai sarung tangan, tetap menjaga jarak dan cek suhu tubuh dengan mengunakan thermogun.

Ketua PPK Kecamatan Sutujuah Limo Nagari, Andika Oktavera saat membaca sambutan Ketua KPU Kabupeten Limapuluh Kota, mengatakan, dengan telah diundangkannya PKPU No 5 Tahun 2020 tentang perubahan ketiga PKPU 15 Tahun 2019 tentang Tahapan Program Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur/ Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, Walikota/wakil Walikota dan telah terbitnya Surat Edaran KPU RI No 441 tentang Pengaktifan Kembali Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada Pemilihan Tahun 2020.


"Itu artinya, Badan Adhoc akan diaktifkan kembali untuk melanjutkan tahapan-tahapan yang tertunda," kata dia.

Sebagai penyelenggara, kata dia, perlu dipahami bersama-sama adalah kita akan melanjutkan tahapan ini di tengah-tengah wabah pandemi covid 19. Kondisi yang tidak seperti biasanya, dimana, setiap kegiatan dan kemana kita membawa masker, tisu, makanan sendiri, perlengkapan ibadah, hand sanitizer dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Ia mengingatkan, sebagai penyelenggara mestinya mengerjakan tahapan ini dengan berlari, tidak ada lagi waktu untuk berlajar, di hadapan kita pekerjaan sangat berat dan banyak sekali.

Beberapa kegiatan yang akan dikerjakan dalam waktu dekat adalah verifikasi faktual calon perseorangan dan pembentukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) atau Pantarlih beserta dengan bimbingan teknisnya. Selanjutnya, mensosialisasi pemilihan serentak ini kepada masyarakat, agar pada tanggal 9 Desember tahun 2020 partispasi masyarakat meningkat.

"Banyak lagi pekerjaan yang mendesak untuk kita tuntaskan, dan itu akan kita kerjakan dalam kondisi di tengah-tengah wabah ini," katanya.

Menurutnya, badan adhoc adalah kunci sukses atau tidaknya sebuah pemilihan. Oleh karena dipesankan kepada bapak ibu semua yang telah dilantik hari ini, agar menjaga integritas dan independensinya sebagai penyelenggara pemilu serta jangan memihak atau menunjukan keberpihakan kepada salah satu pasangan calon.

Kepada anggota PPS yang dilantik juga diminta agar segera melakukan koordinasi dan menjalin silaturrahmi dengan pemerintahan nagari, yang salah satu outputnya adalah dalam bekerja nanti, akan dibantu oleh sektariat PPS yang berasal dari pegawai/ Perangkat Nagari.

"Dalam peraturan dan perundang-undangan, sektariat PPS itu mesti sudah terbentuk paling lambat 7 hari setelah pelantikan PPS. Walau demikian, dua atau tiga hari kedepan kami sudah menerima calon-calon sektariat PPS itu," tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Situjuah Limo Nagari yang diwakili Serka Wahidimengatakan, Pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020 merupakan suatu kewajiban yang harus diselenggarakan.

"Bagi yang dilantik, maka jalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing," katanya.

Apalagi, beban menyukseskan Pilkada bukanlah hal yang ringan, apalagi saat pandemi saat ini

Itu semua menjadi tatangan bagi kita semua, tidak hanya bagi penyelenggara pilkada, tapi juga bagi pemerintah daerah, TNI, dan Polri.

Ia menyakini, calon PPS yang dilantik, bisa melaksanakan beban berat itu, karena dari sekian banyak rakyat dan calon PPS yang berkompetisi sebelumnya hanya sebagian kecil yang terpilih. Hal itu tandanya yang dilantik hari ini merupakan yang terbaik dan mampu memikul serta menyukseskan tugas besar tersebut.

Sementara itu, secara terpisah, Ketua KPU Kabupaten Limapuluh Kota Masnijon mengatakan pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota yang telah menyiapkan dukungan moril maupun materil kepada KPU sebagai penyelenggara pilkada.

Pihaknya berharap agar Pilkada dengan protokol kesehatan dalam masa penanganan Covid-19 dapat berjalan lancar dan aman.

Kegiatan pelantikan PPS se Kecamatan Situjuah Limo Nagari juga dihadiri semua komisioner PPK Situjuah Limo Nagar, di antaranya Helma, Mardikola Tri Rahmad, Debby Christoper, dan Aniko Putra.

Selain itu, juga dihadiri Ketua berserta anggota Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam), dan jajaran Forkopimca. (mdi)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar