MITRA VALORA NEWS

Pasar Atas Diresmikan, John Wetipo: Protokol Covid19 Wajib agar Pasar Tak Jadi Episentrum Penyebaran

AI Mangindo Kayo | Kamis, 18-06-2020 | 21:04 WIB | 364 klik | Kota Bukittinggi
<p>Pasar Atas Diresmikan, John Wetipo: Protokol Covid19 Wajib agar Pasar Tak Jadi Episentrum Penyebaran<p>

Wako Bukittinggi, Ramlan Nurmatias didampingi unsur Forkopimda, saat mengikuti proses peresmian Pasar Atas yang dilakukan Wamen PUPR, John Wempi Wetipo, secara virtual, Kamis (18/6/2020). (hamriadi/valoranews)

VALORAnews - Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, John Wempi Wetipo, meresmikan pemakaian Pasar Atas Kota Bukittinggi, Kamis (18/6/2020). Bangunan berlantai 4 ini telah tuntas pembangunannya akhir 2019 lalu.

Peresmian secara virtual, karena dalam suasana Covid19. Peresmian disaksikan gubernur Sumbar, wali kota, wakil wali kota, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, niniak mamak dan bundo kanduang di Bukittinggi.

Dikesempatan itu, John Wempi Wetipo, menyampaikan, Pasa Atas Bukittinggi merupakan tonggak penggerak ekonomi masyarakat kota.


Pascakebakaran pada Oktober 2017 silam, Kementrian PUPR mendapat instruksi dari Wapres RI periode 2014-2019, HM Jusuf Kalla untuk pembangunan kembali dengan tema ramah lingkungan dan modern.

"Setelah pengoperasian Pasar Atas, pedagang wajib menjalankan protokol Covid19, agar pasar tak menjadi episentrum penyebaran wabah yang belum ditemukan obatnya itu," katanya.

Dikesempatan itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menyebutkan, Pasar Atas Bukittinggi memiliki disain modern. Pasar ini juga memiliki daya tarik bagi pengunjung untuk datang ke Bukittinggi.

Apalagi, posisi Pasar Atas berada di ikon kota yaitu Jam Gadang yang terhubung dengan pengembangan pendestrian Jam Gadang.

"Masyarakat pasti senang dibukanya Pasar Atas. Wisatawan berkunjung ke Sumbar tidak lengkap jika tak mengunjungi Bukittinggi dan tidak lengkap ke Bukittinggi kalau tidak ke Pasar Atas," ucapnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang telah membangun kembali Pasar Atas, dengan anggaran sebesar Rp300 miliar lebih.

"Kehadiran Pasar Atas, mudah-mudahan ekonomi masyarakat dapat digerakkan kembali, apalagi setelah Covid19," katanya.

Pasar Atas dibangun dengan konsep green building di tanah seluas 3,9 hektare memiliki empat lantai termasuk basement. Di pasar ini terdapat lebih dari 800 petak toko. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar