MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2020-08-06 19:53 WIB

Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting

<p>Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting<p>

VALORAnews - Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria menilai, stunting bisa ditekan melalui gerakan bersama. Tapi, jangan pernah sekali-kali...

Garegeh Ditetapkan jadi Kampung Tangguh Nusantara

AI Mangindo Kayo | Selasa, 30-06-2020 | 21:03 WIB | 190 klik | Kota Bukittinggi
<p>Garegeh Ditetapkan jadi Kampung Tangguh Nusantara<p>

Ketua LPM Garegeh, Zami Sofa didampingi Kapolsek Kota, Bhabinkantibmas Garegeh dan Babinsa Garegeh, foto bersama usai gotong royong di kawasan itu, Selasa (30/6/2020). Kelurahan Garegeh, Bukittinggi ini ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Nusantara. (hamriadi/valoranews)

VALORAnews - Kelurahan Garegeh jadi pilot project(percontohan) Kampung Tangguh Nusantara. Program ini juga mendapat dukungan Babinkantibmas, Babinsa dan tokoh masyarakat sekitar.

Hal ini disampaikan Ketua LPM Garegeh, Zami Sofa didampingi Kapolsek Kota, Bhabinkantibmas Garegeh dan Babinsa Garegeh, Selasa (30/6/2020) di Garegeh, Bukittinggi.

Menurut Zami, indikator Kelurahan Geregeh sebagai Kampung Tangguh Nusantara sudah mulai kelihatan, tinggal bagaimana mengemas dari potensi yang telah muncul ini menjadi kekuatan di tengah masyarakat.


"Secara prinsip, Kampung Tangguh Nusantara ini sudah ada, dari masyarakat untuk masyarakat. Hal ini telah teruji saat penanggulangan wabah Covid19, bagi warga yang terdampak Covid19, namun tidak masuk dalam daftar penerima bantuan dari Pemerintah kota Bukittinggi," tambahnya.

Dengan swadaya masyarakat Garegeh, bantuan berhasil dikumpulkan untuk menanggulangi. Dengan semangat gotong royong dan peduli sesama warga Geregeh, jadi salah satu indikator Kelurahan Garegeh jadi proyek percontohan untuk Kampung Tangguh Nusantara.

Di tempat sama, Babinkantibmas Kelurahan Garegeh, Hutry Soni menyampaikan, daerah ini memang layak dan pantas jadipilot project.Adabeberapa item keunggulannya. Di antaranya kesehatan, ekonomi, keamanan, semangat gotong royong dan kebersamaan dari masyarakatnya sangat tinggi.

Semuanya warga bahu membahu membantu masyarakat yang terdampak Covid-19, mulai dari bantuan berbentuk barang maupun tenaga. "Termasuk yang terjadi hari ini masyarakat bersama Polisi, dan TNI dengan bergotong royong dalam mengerjakan pembangunan mesjid yang sedang berjalan," tambahnya.

Bidang Kesehatan, masyarakat memperdayakan bidan untuk pengecekan kesehatan warga, sehingga apapun yang terjadi di Kelurahan Geregeh ini tidak ada yang lolos dari perhatian dan banyak yang lainnya lagi, ungkapnya.

Sementara itu, anggota DPRD Bukittinggi yang juga tokoh Masyarakat Garegeh, Dedi Fatria menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Polres Kota Bukittinggi, yang telah memilih kelurahan garegeh sebagai Kampung Tangguh Nusantara.

"Kita berharap, dukungan seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan Kampung Tangguh ini. Khususnya dari pemerintah kota Bukittinggi," ungkapnya.

"Saat ini akan ada bantuan dari Dinas PU untuk pengadaan tempat cuci tangan, dari Dinas Pertanian berupa bibit ikan, juga dari Balai Benih Pertanian Provinsi, berupa bibit tamanan. Kita berharap bantuan SKPD lainnya juga BUMD DAN BUMN yang ada di kota Bukittinggi," tambahnya.

Dikesempatan itu, masyarakat juga mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-74 pada Polri.

Dalam kegiatan ini, juga hadir niniak mamak, camat MKS beserta staf dan lurah Garegeh. (ham/rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar