MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2020-08-06 19:53 WIB

Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting

<p>Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting<p>

VALORAnews - Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria menilai, stunting bisa ditekan melalui gerakan bersama. Tapi, jangan pernah sekali-kali...

Peningkatan PAD jadi Sorotan DPRD Tanahdatar

AI Mangindo Kayo | Jumat, 03-07-2020 | 17:03 WIB | 125 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Peningkatan PAD jadi Sorotan DPRD Tanahdatar<p>

Wakil Bupati Tanahdatar, Zuldafri Darma memberikan sambutan pada rapat paripurna DPRD Tanahdatar, Jumat (3/7/2020). Rapat ini beragendakan pandangan fraksi terhadap Ranperda Nota Penjelasan Bupati tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019. (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Persoalan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid19), persiapan tahun ajaran sekolah, penyelesaian tapal batas dan lainnya, jadi sejumlah catatan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Tanahdatar terhadap Ranperda Nota Penjelasan Bupati tentangPertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019 pada rapat paripurna, Jumat (3/7/2020).

Rapat paripurna ini dipimpin Ketua DPRD Tanahdatar, Rony Mulyadi Dt Bungsu didampingi Wakil Ketua, Anton Yondra dan Saidani serta dihadiri Wakil Bupati Tanahdatar, Zuldafri Darma, Irwandi (Sekretaris Daerah), Staf Ahli, Asisten dan Pimpinan OPD.

Dalam penyampaian Pemandangan Umum Fraksi DPRD diawali Fraksi PAN disampaikan Jasmadi, dilanjutkan Dedi Irawan (Fraksi Perjuangan Golkar), Benny Afero (Fraksi Hanura), Azwar R (Fraksi Gerindra), Abu Bakar (Fraksi PKS), Syafril (Fraksi Demokrat), Nova Hendra (Fraksi Nasdem) dan Zulhadi (Fraksi PPP).


Dalam penyampaian pemandangan fraksi-fraksi DPRD, umumnya menyampaikan apresiasi kepada bupati tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019 yang disampaikan.

Pada sidang sebelumnya, Zuldafri Darma dalam Nota Penjelasan Bupati yang dibacakannya menyampaikan, realisasi Pendapatan Daerah Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp1,339 triliun dari target Rp1,401 triliun lebih atau 95,58 persen. Sementara, Pendapatan Daerah yang bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), ditargetkan sebesar Rp146,786 miliar, terealisasi sebanyak Rp129,785 miliar atau 88,42 persen.

Kemudian, Pendapatan Transfer yang ditargetkan sebesar Rp1,202 triliun, terealisasi Rp1,157 triliun lebih atau 96,25 persen. Sedangkan Lain-lain Pendapatan yang Sah dengan target Rp52,764 miliar dengan realisasi sebesar Rp52,769 miliar lebih atau 100,01 persen.

Dari sisi belanja daerah, ditargetkan sebesar Rp1,275 triliun, terealisasi sebesar Rp1,148 triliun atau sebesar 90,04 persen. Sedangkan Transfer Daerah yang ditargetkan sebesar Rp205,183 miliar terealisasi Rp201,967 miliar lebih atau 98,43 persen yang terdiri dari transfer bagi hasil pendapatan berupa bagi hasil pajak daerah dan pendapatan lainnya dengan target Rp5,208 miliar, realisasi Rp3,303 miliar atau 63,43 persen.

Transfer bantuan keuangan pada pemerintah daerah lainnya, kepada nagari dan bantuan bersifat khusus dengan target Rp199,975 miliar, terealisasi sebesar Rp198,633 miliar atau sebesar 99,34 persen.

Sementara, dari pembiayaan yang merupakan Silpa 2018 sebesar Rp79,108 miliar, terealisasi seluruhnya atau terealisasi 100 persen. Untuk penyertaan modal (investasi) sebesar Rp200 juta terealisasi sebesar Rp195,370 juta atau 97,69 persen. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar