MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2020-08-06 19:53 WIB

Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting

<p>Empat Kelahiran di Malalak, Seorang Penderita Stunting<p>

VALORAnews - Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria menilai, stunting bisa ditekan melalui gerakan bersama. Tapi, jangan pernah sekali-kali...

UMKM Terbukti Tangguh Hadang Krisis, Nurnas: Pemerintah Harus Beri Perhatian Khusus

AI Mangindo Kayo | Rabu, 01-07-2020 | 17:21 WIB | 206 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>UMKM Terbukti Tangguh Hadang Krisis, Nurnas: Pemerintah Harus Beri Perhatian Khusus<p>

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumbar, HM Nurnas.

VALORAnews - Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu mendapat sokongan dalam menghadapi masa krisis pandemi Covid19. Dukungan ini diperlukan karena kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional mencapai 75 persen.

"Sejauh ini, UMKM memiliki peran sentral dalam perputaran roda ekonomi di daerah kabupaten dan kota seluruh Indonesia," ungkap Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumbar, HM Nurnas saat berdialog dengan warga Nagari Ketaping, Padangpariaman saat mengisi masa reses sidang kedua, Rabu (1/7/2020).

Sekrtaris Komisi 1 DPRD Sumbar itu, berdialog dengan masyarakat pelaku UMKM seperti kelompok nelayan, pedagang, usaha kerajinan masyarakat daerah.


Dalam pertemuan dengan pelaku usaha mikro tersebut dapat dirasakan, betapa tangguhnya mereka untuk bertahan dalam kondisi pandemi saat ini.

Nurnas juga mengatakan, UMKM sudah beberapa kali diuji dengan kondisi yang sangat rumit, seperti pada masa 1998. Saat ini di masa wabah, UMKM masih bisa bertahan, meskipun memang agak terseok namun tidak kolaps.

"Kita lihat saat ini, betapa tangguhnya UMKM, meskipun diuji dengan kondisi pandemi tetap juga bertahan. Ini harus jadi perhatian khusus, agar mereka bisa dibantu permodalan, sehingga roda ekonomi masyarakat tetap berputar dan kembali stabil meskipun tidak bisa sesempurna sebelumnya," tutur Nurnas.

Ditambahkannya, untuk memberikan bantuan permodalan, diharapkan pihak pemerintah tidak memberikan persyaratan yang begitu rumit kepada pelaku usaha kecil dan menengah, agar usaha mereka tetap lancar.

"Kalau kita semua sejalan untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah, maka mari kita sepakati agar jangan ada prosedur yang sulit bagi pelaku usaha untuk memberikan pinjaman modal, sehingga perputaran ekonomi pada kalangan masyarakat tetap berjalan optimal," tegas Nurnas.

Pernyataan Nurnas tersebut langsung disambut sumringah Rismanto, warga kecamatan Batang Anai yang berprofesi sebagai pedagang makanan dan minuman.

Rismanto mengatakan, selama ini ia dan teman-teman pelaku usaha kecil, dihadapkan pada prosedur berbeli-belit dan jika ada bantuan bunga pengembalian dirasa cukup tinggi, sehingga mereka merasa pemerintah kurang memperhatikan.

"Kami mendukung ide Pak Nurnas, dimana selama ini kami memang terkendala dengan permodalan dan berbagai prosedur," ungkap Rismanto.

Ia mengatakan, kunjungan HM Nurnas di warung mereka, merupakan kejutan karena sangat jarang pejabat apa lagi wakil rakyat yang mau duduk dan berkunjung kewarung-warung kecil seperti kedai miliknya.

"Kami semua berharap, semoga Pak Nurnas tetap bisa berjuang untuk kita-kita yang ada di sini khususnya, dan pelaku UMKM lainnya," harap dia.

Merespon keinginan masyarakat tersebut, HM Nurnas mengatakan, siap untuk membawanya pada pembahasan di DPRD Sumbar nantinya. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar