MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2020-08-05 07:37 WIB

Gempabumi Tektonik 5,2 SR Menggoncang, Episenter di Laut Pessel

<p>Gempabumi Tektonik 5,2 SR Menggoncang, Episenter di Laut Pessel<p>

VALORAnews - Wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera, diguncang gempa tektonik dengan magnitudo 5,1 Skala Richter (SR), Rabu (5/8/2020), pukul...

Konfercab NU Padangpariaman

Zainal Tuanku Mudo Terpilih Aklamasi jadi Ketua Tanfidziyah

AI Mangindo Kayo | Minggu, 12-07-2020 | 10:09 WIB | 164 klik | Kab. Padang Pariaman
<p>Zainal Tuanku Mudo Terpilih Aklamasi jadi Ketua Tanfidziyah<p>

Ketua PWNU Sumbar, Prof Ganefri, memberikan arahan pada Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Padangpariaman, Sabtu (11/7/2020), di aula Pemkab Padangpariaman, Parik Malintang. (istimewa)

VALORAnews - Konferensi Cabang (Konfercab) NU Kabupaten Padangpariaman, berhasil memilih Rais Syuriah yang dipercayakan pada Masrican Tuanku Marajo Basa yang sebelumnya menjabat Ketua Tanfidziyah.

Sedangkan calon yang menyerahkan formulir kesediaan jadi Ketua Tanfidziyah adalah Sekretaris PCNU Padangpariaman Andri Susanto dan Wakil Rais Syuriah PWNU Sumbar, Dr Zainal Tuanku Mudo yang juga pengasuh Pondok Pesantren Bustanul Yaqin Punggung Kasiak, Lubukalung.

Setelah penyampaian visi misi, yang dipandu pimpinan sidang, Armaidi Tanjung, Andri Susanto menyatakan mundur dengan berbagai pertimbangan. Selanjutnya, peserta Konfercab sepakat secara aklamasi menetapkan Zainal Tuanku Mudo sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Padangpariaman masa khidmat 2020-2025.


Untuk melengkapi susunan kepengurusan, Rais Syuriah terpilih ditetapkan sebagai ketua formatur, Ketua Tanfidziyah terpilih sekretaris formatur, ditambah unsur PCNU demisioner, PWNU Sumbar dan tiga orang dari utusan MWC.

Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Padangpariaman, Sabtu (11/7/2020), dibuka Ketua PWNU Sumbar, Prof Ganefri, di aula Pemkab Padangpariaman, Parik Malintang. Turut memberikan sambutan, Staf Ahli Pemkab Padangpariaman, Anwar.

Ganefri saat membuka Konfercab mengatakan, warga Nahdlatul Ulama Padangpariaman tetap menjaga tegaknya akidah Ahlussunnah Waljamaah (Aswaja) di tengah masyarakat. Kabupaten Padangpariaman yang secara kultural, terang dia, mayoritas amaliah warganya sesuai dengan paham keagamaan Islam yang dikembangkan Nahdlatul Ulama.

Menurut Ganefri yang juga Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) ini, dari informasi Kakan Kemenag Padangpariaman, daerah ini terdapat 34 pondok pesantren. Hal ini perlu menjadi perhatian bagi pengurus NU Padangpariaman karena para tuanku di Pariaman berasal dari pondok pesantren tersebut.

"Lulusan pesantren tersebut tidak kalah bersaing mengikuti pendidikan di perguruan tinggi. Sekarang dengan paket C, lulusan pesantren masuk ke perguruan tinggi. Ternyata lulusan pesantren tersebut memiliki prestasi akademik yang membanggakan, saat mengikuti perkuliahan di perguruan tinggi," kata Ganefri.

Untuk itu, kata Ganefri, tahun 2020 ini ada 2.180 beasiswa yang akan diberikan kepada mahasiswa sampai tamat. "Saya akan berikan kesempatan bagi kepada alumni/lulusan pesantren di Padangpariaman untuk mendapatkan beasiswa tersebut."

"Karena, dengan pendidikanlah status sosial seseorang bisa ditingkatkan. Selain itu, memberikan peluang semakin banyak tamatan pondok pesantren di daerah ini masuk dan tamat perguruan tinggi negeri, khususnya di UNP," tutur Ganefri.

Konfercab dihadiri Kepala Kemenag Padangpariaman, Dr Helmi, Rais Syuriah PCNU Padangpariaman, Syahril Tuanku Sutan, PWNU Sumbar di antaranya Sulaiman Tanjung (sekretaris), para wakil ketua seperti Azwandi Rahman, Afriendi Sikumbang, Rahmat Tuanku Sulaiman, Wakil Sekretaris Hujaipah, utusan MWC dan sejumlah ulama lainnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar