MITRA VALORA NEWS

Meresahkan, Dua Pelaku Jambret di Kawasan Lubukbasung Berhasil Diringkus

AI Mangindo Kayo | Senin, 03-08-2020 | 21:53 WIB | 353 klik | Kab. Agam
<p>Meresahkan, Dua Pelaku Jambret di Kawasan Lubukbasung Berhasil Diringkus<p>

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan dan sejumlah staf, memperlihatkan dua tersangka yang berhasil diringkus, dalam press release yang digelar di Mapolres Agam, Senin (3/8/2020) siang. (pandu/valoranews)

VALORAnews - Tim Gabungan Satreskrim Polres Agam, meringkus dua dari tiga orang pelaku penjambretan yang selama ini resahkan warga Kecamatan Lubukbasung dan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam. Kawanan ini, setidaknya telah melakukan aksinya di enam lokasi di wilayah hukum Polres Agam.

"Tersangka yang berhasil diamankan yaitu RK (22) dan AA (29), di Anak Air Duku, Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara, Jumat (31/7/2020) sekitar pukul 09.00 WIB," ungkap Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan, dalam press release yang digelar di Mapolres Agam, Senin (3/8/2020) siang.

Dijelaskan Kasat Reskrim Polres Agam AKP Fahrel Haris, kedua jambret tersebut merupakan warga Pasar Durian Kilangan, Jorong Langgam Kinali, Pasaman Barat. Sementara, seorang penjambret lagi dalam pencarian. "Dia telah ditetapkan jadi DPO," sebutnya.


Turut hadir dalam press release itu, Kapolsek Tanjung Mutiara, Iptu M Hamidi, AKP Nurdin (Kasubag Humas Polres Agam).

Berdasarkan hasil penyidikan dan pengakuan pelaku, ungkap AKP Fahrel, dua tersangka ini mengaku telah melakukan jambret di 6 lokasi di wilayah Kecamatan Lubukbasung dan Tanjung Mutiara. "Namun, tiga dari 6 lokasi tersebut belum dilaporkan korbannya," tutur dia.

Tak hanya itu, kawanan jambret ini juga kerap beraksi di wilayah Kinali, Kabupaten Pasaman Barat. "Pengakuan pelaku, hasil kejahatan mereka itu digunakan untuk membeli Narkoba dan membeli pakaian serta makanan," ungkapnya.

Diterangkan, kejadian di enam lokasi tersebut antara lain, di Bukik Bunian, Sport Centre Lubuk Basung, Rabu (1/7/2020) sekira pukul 20.00 WIB. Saat itu, pelaku berhasil mengambil handphone dan uang tunai Rp20 ribu dari korbannya.

Sementara, Ahad (12/7/2020) pukul 13.00 WIB, didDepan BRI Jl Dipenogoro Lubukbasung, pelaku berhasil merampas tas korbannya. Dalam hal ini, korban kehilangan handphone, STNK, uang tunai sebanyak Rp30 ribu, SIM dan ATM.

Kawanan ini juga beraksi di Jalan Lintas Tiku Depan SD Negeri 20 Jorong Pasar Tiku, Nagari Tiku Selatan, Kecamatan Tanjung Mutiara, Jumat (17/8/2020) sekitar pukul 13.40 WIB.

Tak hanya itu, kasus yang belum dilaporkan korban penjambretan tersebut antara lain di Banda Baru, Lubukbasung, Senin (6/7/2020) pukul 22.00 WIB, pelaku berhasil mengambil dompet tas korbannya yang berisikan charger handphone, uang tunai Rp30 ribu serta STNK Sepeda Motor Beat.

"Sedangkan, Kamis (9/7/2020) sekitar pukul 17.00 WIB, pelaku ini beraksi di depan SMA Muhammadiyah Lubukbasung. Namun, aksi pelaku gagal karena korban terjatuh. "Kejadian di lokasi ini belum dilaporkan korbannya," katanya.

Tak sampai disitu, Rabu (15/7/2020) sekira pukul 16.30 WIB kawanan penjambretan ini melakukan aksinya di jalan umum dekat Simpang Sungai Jaring Lubukbasung.

"Pelaku berhasil mengambil dompet korban yang berisikan uang tunai sebanyak Rp3 juta dan 1 buah handphone. Namun, kasus ini juga belum dilaporkan korban," sebutnya.

Dijelaskan, setiap sebelum melakukan aksi pencurian, ketiga pelaku bergerak bersama mencari sasaran.

"Setelah menentukan sasaran yang akan dieksekusi, mereka pun berbagi peran. Ada yang berperan sebagai pengendara sepeda motor, sebagai eksekutor atau yang mengambil barang serta sebagai pemantau atau yang melarikan barang bukti."

Secara keseluruhan, modus operandinya sama, yakni sebelum memulai kegiatan tiga kawanan ini mencari target korban. Setelah mendapatkan target, AA memastikan pergerakan korban. Setelah menerima aba-aba dari AA, RK dan DPO mengikuti target dari belakang.

"Setelah suasana jalan sepi, EK dan DPO yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion memepet korban dari sebelah kiri dan langsung mengeksekusi mengambil dompet pada saku laci motor korban kemudian melarikan diri," tuturnya.

Dari penangkapan kedua pelaku tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam, 1 pisau, 1 parang, 1 gunting warna merah, 1 gunting warna hijau, yang diduga digunakan pelaku untuk melakukan jambret.

Dari pelaku polisi juga menyita 1 buah dompet warna coklat dengan motif kotak-kotak merk AC Polo Club, 1 Buah KTP An Yulmawar, 1 unit handphone merk Asus warna hitam, 1 buah android merk Oppo warna hitam, 1 unit handphone merk Strawberry warna hitam, 1 buah KTP An Putri Tanjung, 1 kartu ATM BRI, 1 Buah SIM "C" An. Deswita Saldy dan 2 buah kartu Axis.

'Kedua pelaku akan dijerat pasal berlapis yakni Pasal 365 Jo 363 Jo 362 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun," ujar dia.

Sebab seluruh korban penjambretan adalah perempuan, Kapolres Agam mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati. Terutama bagi para perempuan yang sering berkendara terutama pada kawasan yang sepi ataupun di malam hari. (pdu)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar