MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2021-01-21 21:34 WIB

Satu Sekolah Terbitkan Satu Buku, Fadly: Potensinya Besar

<p>Satu Sekolah Terbitkan Satu Buku, Fadly: Potensinya Besar<p>

VALORAnews - Wali Kota Padangpanjang, H Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano berkeinginan setiap sekolah bisa menerbitkan buku. Hal itu disampaikanya...

Bawaslu Sumbar Tolak Kehadiran Saksi Fakhrizal-Genius Umar, Ini Sebabnya

AI Mangindo Kayo | Selasa, 11-08-2020 | 16:55 WIB | 181 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Bawaslu Sumbar Tolak Kehadiran Saksi Fakhrizal-Genius Umar, Ini Sebabnya<p>

Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen (pakai jas) yang juga ketua majelis sidang musyawarah terbuka sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada) berdialog dengan para pihak sebelum persidangan dimulai, Selasa (11/8/2020). (humas)

VALORAnews - Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen menolak kehadiran saksi yang diajukan pemohon bakal pasangan calon Fakhrizal-Genius Umar, Ely pada sidang musyawarah terbuka sengketa pemilihan kepala daerah (Pilkada), Selasa (11/8/2020). Ely merupakan petugas penghubung di Kabupaten Padangpariaman.

"Saksi tidak diperkenankan untuk memberi keterangan, karena tidak bisa menunjukkan KTP Elektronik. Saksi hanya bisa menunjukkan KTP manual serta paspor yang sudah habis masa berlakunya," ungkap Surya Efitrimen usai persidangan.

Yang bersangkutan tidak diperkenankan untuk memberi keterangan, terang Surya Efitrimen yang memimpin musyawarah tersebut, karena dalam pemilu wajib menggunakan identitas elektronik.


Penasehat hukum pemohon, Virza Benzani, menerima keputusan pimpinan musyawarah untuk tidak menerima kesaksian petugas penghubung tersebut karena tidak memiliki KTP-e dan tidak bisa menunjukkan identitas lain seperti SIM dan lainnya.

Menurut Ely, KTP elektronik miliknya hilang. Ketika akan mengurus kembali, blankonya juga disebutkan tidak tersedia.

"KTP saya hilang, yang ada cuma KTP Manual dan pasporyang memang sudah mati, karena ketika saya akan mengurus kata pihak kecamatan blanko habis," ungkap Ely.

Pada sidang musyawarah terbuka kedua ini, KPU Sumbar juga menghadirkan saksi dari KPU Padangpariaman dan PPS Kota Padang.

Siap Jalankan Keputusan

Sementara, Kordiv Hukum KPU Sumbar, Yanuk Sri Mulyani didampingi Aan Wuryanto (Kabag Hukum, Teknis dan Hupmas) dan Jumiati (Kasubag Tekhnis dan Hupmas) mengatakan, siap untuk mengikuti persidangan musyawarah.

Selain itu, KPU juga sudah menyiapkan beberapa saksi untuk memberi keterangan, sesuai dengan permintaan Bawaslu sebagai penyelenggara musyawarah penyelesaian sengketa pilkada.

"Kami siap untuk mengikuti persidangan musyawarah ini, selain itu kami juga siap menghadirkan saksi-saksi untuk memberi keterangan sekaitan dengan sengketa," ujar Yanuk.

Dikatakan, KPU Sumbar juga siap untuk menjalankan dan menerima keputusan dari persidangan musyawarah, karena itu sudah merupakan aturan yang ada. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah

Berita Provinsi Sumatera Barat