MITRA VALORA NEWS

Ini Ranji Arteria Dahlan, Tak Ada Nama Bachtaruddin yang Pendiri PKI Itu

AI Mangindo Kayo | Rabu, 09-09-2020 | 20:40 WIB | 782 klik | Nasional
<p>Ini Ranji Arteria Dahlan, Tak Ada Nama Bachtaruddin yang Pendiri PKI Itu<p>

Prof Auzal Halim Dt Bagindo Sati, Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Andalas, yang juga kerabat anggota Fraksi PDIP DPR RI, Arteria Dahlan. (istimewa)

VALORAnews - Keluarga besar Arteria Dahlan, anggota DPR-RI dari Fraksi PDI Perjuangan, membantah bahwa kakek Arteria Dahlan pendiri Partai PKI di Sumatera Barat.

Hal itu ditegaskan adik dari ibu Arteria Dahlan, Prof Auzal Halim Dt Bagindo Sati, Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Andalas, melalui pernyataan tertulis, Rabu (9/9/2020).

Penjelasan yang bersifat bantahan ini, diberikan sehubungan dengan pernyataan wartawan senior Sumbar, Hasril Chaniago, pada sebuah acara diskusi televisi swasta di Jakarta (8/9/2020), yang mendapat liputan luas dari media.

Menurut Hasril Chaniago, di acara itu, kakek Arteria Dahlan yang bernama Bachtarudin, adalah tokoh yang ikut mendirikan Partai PKI di Sumatera Barat.

Menurut Prof Auzal Halim, tidak benar Arteria Dahlan mempunyai kakek bernama Bachtarudin. Menurut Auzul Halim, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu bernama H Wahab Syarif, seorang pedagang textile di Tanah Abang.

Neneknya bernama Hj. Lamsiar, ibu rumah tangga, dan melahirkan tujuah orang anak, dan salah satunya adalah ibu Arteria Dahlan bernama Hj. Wasniar.

Hj. Wasniar adalah guru sekolah dasar perguruan Cikini dan kemudian menjadi guru Tataboga di SMKN 30 Pakubuwono, Jakarta Selatan.

Sedangkan kakek Arteria Dahlan dari pihak bapak, bernama H. Ahmad Dahlan bin H. Ali, seorang pedagang di Sumatera Barat. Sedangkan istrinya bernama Hj. Dahniar Yahya.

Hj. Dahniar Yahya, yang biasa dipanggil Ibu Nian adalah seorang guru mengaji di Kukuban, Maninjau yang juga tokoh Masyumi.

Menurut Auzul Halim, Hj. Dahniar Dahlan pernah ditahan oleh pemerintah Soekarno karena terlibat dengan pemberontakan PRRI.

"Jadi tidak benar kakek Arteria Dahlan, adalah tokoh yang mendirikan Partai PKI, karena tidak ada kakeknya yang bernama Bachtaruddin, seperti yang disebutkan Hasril Chaniago itu," ungkap Auzul Halim.

Tepatan Perantau

Salah seorang sepupu Arteria Dahlan, H Harry Asmar Dt Panghulu Dirajo, Ketua Dewan Pembina Ikatan Keluarga Maninjau, membenarkan apa yang disampaikan Auzal Halim.

Menurut Harry Asmar, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu yang bernama H. Wahab Syarif adalah seorang pedagang Tanah Abang yang sukses.

"Beliau merantau ke Jakarta sekitar tahun 1950-an, dan menjadi semacam tepatan dari perantau-perantau Sumatera Barat umumnya, dan Maninjau khususnya, yang ingin mengadu nasib di Jakarta," ungkapnya.

"Jadi, rumah kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu ini adalah semacam tempat transit perantau yang baru datang di Jakarta, sebelum mereka mendapat rumah untuk tinggal," ungkap Harry Asmar yang juga Ketua Dewan Pembina Perantau Salingka Danau Maninjau.

Menurut Harry Asmar, di Maninjau memang ada tokoh PKI yang bernama Bachtaruddin, yang ikut mendirikan Partai PKI di Sumatera Barat.

Tetapi, itu pasti bukanlah kakek Arteri Dahlan. Harry Asmar maupun Auzal Halim, sangat menyesalkan pernyataan Hasril Chaniago, yang kurang akurat dalam memberikan informasi, sehingga sangat merugikan Arteria Dahlan secara pribadi dan PDI Perjuangan secara umum.

Arteria Dahlan dilahirkan di Jakarta 7 Juli 1975, dan saat ini menjabat sebagai Anggota DPR-RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan periode 2019-2024. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar