MITRA VALORA NEWS

PIK Remaja Bukit Gado-gado Fasilitasi Pelatihan Berbahasa Inggris

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 12-09-2020 | 21:25 WIB | 277 klik | Kota Padang
<p>PIK Remaja Bukit Gado-gado Fasilitasi Pelatihan Berbahasa Inggris<p>

Duta Genre serta Uda Pasaman, melatih warga Bukit Gado-gado berbahasa Inggris dalam kegiatan yang digelar PIK Remaja Kampung KB Bukit Gado-gado bersama Dinas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Setdako Padang, Ahad (30/8/2020). (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Puluhan anak-anak Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, Padang, menyerbu mobil pustaka keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Setdako Padang, Ahad (30/8/2020). Kehadiran mobil ini, diinisiasi Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja) Kampung KB Bukit Gado-gado, sebagai upaya menumbuhkan kembali minat baca di kalangan generasi muda.

Pada Ahad pagi jelang siang itu, calon-calon penerus estafet kepemimpinan itu diajarkan tentang berbicara dalam Bahasa Inggris sebagaimana rutin digelar dua kali dalam sebulan. Hal ini, tak lepas dari potensi besar kawasan itu di bidang pariwisata.

Menurut Ketua Bidang Pendidikan Kampung KB, Mufadilla yang juga pengurus PIK Remaja, pelatihan Bahasa Inggris ini diajarkan pada generasi muda, karena besarnya potensi pariwisata di daerah itu.


"Kita harus memiliki kemampuan berbahasa Inggris, guna menyambut wisatawan yang datang secara baik, khususnya wisatawan mancanegara," ujar Dila, demikian dia karib disapa.

Untuk tenaga pengajar, PIK Remaja mendapat bantuan dari tentor-tentor jurusan Bahasa Inggris. Pada Ahad itu, kedatangan tentor dari rombongan Duta Genre serta Uda Pasaman.

Menurut Dila, kegiatan ini mendapat sambutan yang positif tidak hanya dari para remaja, tapi juga anak-anak juga banyak yang ikut menonton.

Melihat antusiasme dan keinginan tahuan anak-anak tersebut, Dila berinisiatif bagaimana anak-anak tersebut juga diberi aktifitas. "Kita berkoodinasi dengan Pak Camat Padang Selatan, ternyata mendapat respon positif dengan datangnya pustaka keliling dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan," tambah Dila.

Keberadaan Pustaka Keliling tersebut sangat dirasakan manfaatnya, anak-anak yang tadinya berkeliaran serta asik bermain dengan gawai, beralih kepada buku-buku yang ada di pustaka keliling tersebut.

Sementara, Kepala Bidang Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Nasdini Yelly memuji upaya PIK Remaja Bukit Gado-gado untuk membudayakan membaca di kalangan anak-anak dan remaja tersebut.

"Kita akan bantu fasilitasi pustaka keliling jika memang ada wilayah yang berminat dan masyarakatnya antusias untuk membaca. Di masa pandemi Covid19 ini, kita memang menggiatkan pustaka keliling untuk mengunjungi TBM, kampung hingga pesantren," ujar dia.

Melihat tingginya antusiasme, Nasdini berjanji, akan rutin mengunjungi PIK Remaja ini setiap bulannya dan membantu memfasilitaasi kegiatan-kegiatan tersebut.

"Untuk kegiatan selanjutnya kami akan bawakan pendongeng agar dapat memberi variasi, penyegaran serta menambah minat anak-anak untuk datang kesini," pungkasnya.

Kreator dan Motivator

Camat Padang Selatan, Teddy Antonius menilai, generasi muda atau yang akrab disebut kaum milenial, saat ini ditantang untuk semakin kreatif dan mampu melahirkan inovasi-inovasi yang bermanfaat bukan hanya buat diri sendiri tapi juga bagi masyarakat banyak.

"Jangan jadi penonton dan pengikut, tapi mesti jadi kreator dan motivator. Kalian harus jadi leader, caranya lahirkan ide-ide dan kreasi-kreasi positif yang mampu menginspirasi orang lain," ujar Teddy.

Teddy menambahkan, pada tahun 2030-2045 Bangsa Indonesia akan memperoleh bonus demografi. Yakni mayoritas penduduk Indonesia diisi oleh usia produktif. Untuk itu, sangat penting membentuk generasi muda saat ini jadi generasi muda yang tangguh, memiliki ilmu pengetahuan, kompetensi serta berakhlak mulia.

"Baik buruk, maju-mundurnya bangsa kita ditentukan oleh generasi muda sekarang. Untuk itu kalian mesti membekali diri dengan ilmu pengetahuan, kreatifitas tapi juga harus memperkuat akhlak, sehingga mampu membawa Bangsa Indonesia sejajar bangkan selangkah di depan bangsa lain," imbuh dia.

Teddy berpesan, keberadaan PIK Remaja Bukit Gado-gado selain jadi wadah menampung kreatifitas para remaja, juga dapat menjadi benteng dari pengaruh negatif seperti pergaulan bebas, narkoba dan LGBT.

Pada kesempatan ini, Teddy juga menyerahkan bantuan dari anggota DPRD Padang, Irawati Meuraksa berupa buku pelajaran Bahasa Inggris dan buku bacaan anak-anak. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar