MITRA VALORA NEWS

Jumat, 2020-12-04 11:34 WIB

Program 100 Hari NA-IC, Andre Rosiade: Bisa Langsung Dikebut, yang lain Meraba-raba

<p>Program 100 Hari NA-IC, Andre Rosiade: Bisa Langsung Dikebut, yang lain Meraba-raba<p>

VALORAnews - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit-Indra Catri tampak lebih unggul dari tiga pasangan lain, pada debat calon...

BI Sumbar jadi Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2020

AI Mangindo Kayo | Senin, 14-09-2020 | 17:09 WIB | 234 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>BI Sumbar jadi Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera 2020<p>

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menghadiri pembukaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) di kantor Perwakilan BI Sumbar, Senin (14/9/2020). (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Kepala Perwakilan Kantor Bank Indonesia Sumatera Barat, Wahyu Purnama A menilai, ekonomi dan keuangan syariah, diyakini mengandung nilai-nilai yang sangat mendukung keadilan dalam pembangunan sosio-ekonomi, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan kesejahteraan manusia.

Bank Indonesia sebagai salah satu penjaga pilar stabilitas ekonomi dan keuangan, terangnya, secara konsisten mendorong dan terus mengembangkan ekonomi dan keuangan Syariah di Indonesia yang diharapkan akan berdampak positif bagi penguatan stabilitas moneter, stabilitas sistem keuangan dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

"Pengembangan Ekonomi Syariah di Bank Indonesia difokuskan melalui 3 pilar yaitu pilar Penguatan Ekonomi Syariah, Penguatan Sektor Keuangan Syariah untuk Pembiayaan dan Penguatan Riset, Asesmen dan Edukasi," ungkap Wahyu dalam siaran pers yang diterima Senin (14/9/2020).


Sebagai upaya untuk mewujudkan Indonesia sebagai pusat ekonomi dan industri keuangan syariah, Bank Indonesia telah menginisiasi kegiatan International Syaria Economic Festival (ISEF) yang pelaksanaannya telah dibuka secara resmi melalui kegiatan Kick Off oleh Wakil Presiden Republik Indonesia pada 7 Agustus 2020 lalu.

"Kick Off tersebut diiringi dengan penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) sebagai rangkaian kegiatan Road to ISEF," ungkap dia.

Penyelenggaraan FESyar 2020 ini dilaksanakan satu kali pada masing-masing regional, dimulai dari wilayah Kawasan Timur Indonesia, Sumatera dan Jawa. Untuk FESyar regional Sumatera, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan. Iven ini dilaksanakan 14-20 September 2020 secara virtual dengan tema "Penguatan Konektivitas Ekonomi Syariah sebagai Pendorong Ekonomi Regional.

Rangkaian kegiatan dalam penyelenggaraan FESyar Virtual Sumatera 2020 meliputi Shari'a Economic Forum dan Shari'a Economic Fair.

Sharia' Economic Forum merupakan platform berupa webinar yang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan ekonomi syariah, meningkatkan pendalaman pasar keuangan syariah/pemberdayaan Islamic Social Finance serta meningkatkan edukasi/kurikulum ekonomi dan keuangan syariah.

Webinar yang edukatif ini melibatkan Kepala Departemen dan/atau Kepala Perwakilan Bank Indonesia se-Sumatera sebagai keynote speaker serta narasumber dan moderator dari tokoh-tokoh nasional, akademisi dan pelaku usaha yang ahli dibidangnya.

Sementara, Shari'a Economic Fair merupakan showcase program ekonomi dan keuangan syariah yang bertujuan sebagai sarana sosialisasi/edukasi/diseminasi, serta menumbuhkan wirausaha syariah. Kegiatan terdiri dari virtual expo dengan menampilkan UMKM unggulan dibidang fashion, food, integrated farming dan renewable energy.

Selain itu, diselenggarakan juga kegiatan tabligh akbar, talkshow, dan berbagai perlombaan yang melibatkan narasumber nasional dan juri ternama antara lain, Prof Din Syamsuddin, Nycta Gyna, Itang Yunasz, Armand Maulana, Cakra Khan dan Jenahara.

Dengan diselenggarakannya FESyar Regional Sumatera 2020 yang berlangsung secara virtual selama 7 hari ini, diharapkan dapat mendiskusikan potensi, perkembangan dan tantangan serta menentukan model business linkage yang dapat diterapkan dalam mendorong regional Sumatera sebagai Islamic Economic Hub, termasuk mempertemukan pemasok dan produsen, produsen dan distributor, produsen dan konsumen, maupun investor pada industri halal nasional.

Selain itu, FESyar Regional Sumatera 2020 merupakan wujud implementasi sinergi dan koordinasi Bank Indonesia dengan otoritas lain seperti Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), MUI, BPOM Republik Indonesia, Kementerian Keuangan dan Badan Wakaf Indonesia, serta asosiasi seperti Asbisindo, IAEI dan MES dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar