MITRA VALORA NEWS

PDAM Tirta Alami Sosialisasikan Business Plan, Wabup: Kontribusi untuk PAD masih Minim

AI Mangindo Kayo | Senin, 14-09-2020 | 14:56 WIB | 75 klik | Kab. Tanah Datar
<p>PDAM Tirta Alami Sosialisasikan Business Plan, Wabup: Kontribusi untuk PAD masih Minim<p>

Wakil Bupati Tanahdatar, H Zuldafri Darma memberikan arahan saat sosialisasi Business Plan PDAM Tirta Alami Batusangkar 2020-2024, Senin (14/9/2020) di Hotel Emersia Batusangkar. (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews -- Manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alami Batusangkar Kabupaten Tanahdatar, sosialisasikan Business Plan 2020-2024, Senin (14/9/2020) di Hotel Emersia Batusangkar. Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Tanahdatar, H Zuldafri Darma.

Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Tanahdatar, para Asisten, Kabag, dan Kepala OPD terkait, kegiatan tersebut juga diikuti oleh seluruh staf PDAM Tirta Alami Batusangkar.

Direktur PDAM Batusangkar, M Nazwir menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan arah dan pedoman bagi pihak PDAM dalam kurun waktu lima tahun ke depan, di samping juga untuk memberikan informasi bagi para pihak untuk mendukung PDAM dalam hal regulasi, kebijakan dan peran serta dalam menjalankan program layanan masyarakat khususnya kebutuhan air bersih.


Ketua Komisi II DPRD Tanahdatar, Dedi Irawan pada kesempatan itu menyampaikan, PDAM Tirta Alami harus memiliki rencana yang jelas sehingga tahu apa yang harus dicapai.

"Kegiatan ini sangat menentukan langkah dan program PDAM ke depan dalam melayani masyarakat, serta akan berdampak terhadap kesamaan pandangan bagi seluruh staf PDAM sehingga program ke depan akan lebih mudah tercapai," ujarnya.

"Dalam menjalankan sebuah bisnis, jelas tujuan utamanya adalah keuntungan, untuk itu dalam business plan kali ini bisa dikaji apa sasarannya dan jumlah keuntungan yang akan diperoleh," tambah Dedi.

Dia juga mengatakan, DPRD akan membantu dan mendukung sepenuhnya untuk kemajuan Tanahdatar dan demi kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Zuldafri Darma saat membuka kegiatan ini mengatakan, business plan merupakan momentum dalam rangka membangun dan meningkatkan baik pelayanan maupun kemajuan PDAM Tirta Alami ke depan.

"Bisa dipastikan, masyarakat Tanahdatar secara menyeluruh berharap PDAM bisa hadir untuk memenuhi kebutuhan mereka. Namun dalam usia yang sudah mencapai 40 tahun, kita masih dihadapkan dengan berbagai persoalan, di antaranya PDAM baru mampu melayani sekitar 32% kebutuhan masyarakat dan ini harus kita koreksi dan carikan solusinya," kata dia.

"Beberapa permasalahan seperti kebocoran pipa juga masih sering terjadi, sehingga kontribusi terhadap PAD belum maksimal. Ini harus dicari akar permasalahannya apa dan kita harus memahaminya," tambah Zuldafri.

Zuldafri juga mengatakan, pemerintah daerah tentu mengharapkan PDAM Tirta Alami mampu memberikan kontribusi yang besar terhadap PAD, sehingga eksistensi PDAM bisa terlihat keberadaannya.

"Semua ini tentu bisa kita atasi dengan dukungan penuh dari semua pihak, terutama karyawan. Untuk itu jadikanlah kegiatan ini sebagai momen kebangkitan PDAM untuk lebih baik lagi," katanya.

Dia mengharapkan, kegiatan ini bisa diikuti dengan baik oleh seluruh peserta, sehingga setelahnya akan muncul ide-ide cemerlang untuk kebangkitan PDAM ke arah yang lebih baik lagi.

"Saat ini adalah waktunya kita menyusun rencana kerja untuk memperbaiki semuanya, maka dari itu jangan sia-siakan dengan sekadar ikut dan hadir saja," pungkasnya. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar