MITRA VALORA NEWS

PABK IAIN Batusangkar 2020, Marjoni: Digelar secara Daring

AI Mangindo Kayo | Kamis, 18-09-2020 | 07:34 WIB | 169 klik | Kab. Tanah Datar
<p>PABK IAIN Batusangkar 2020, Marjoni: Digelar secara Daring<p>

Wakil Bupati Tanahdatar, Zuldafri Darma bersama Marjoni Imamora (rektor IAIN Batusangkar) dan jajaran, saat opening ceremony PBAK di kampus II IAIN Batusangkar, Kamis (17/9/2020). (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) wajib diikuti bagi mahasiswa baru di kampus setiap tahunnya. Hal ini guna memberi pengetahuan bagi mahasiswa agar memahami dan mengenal proses serta mekanisme yang berlaku di kampus.

Mahasiswa perlu memahami dan mengenal fasilitas dan sarana akademik yang tersedia di kampus. Kemudian, mahasiswa baru perlu memperoleh kompetensi agar mahasiswa dapat mengembangkan budaya kampus dan berkarakter.

IAIN Batusangkar pun melaksanakan PBAK bagi 1.955 orang mahasiswa baru angkatan 2020 dan 2 orang angkatan 2019, karena gagal mengikuti pada tahun lalu.


Hal itu disampaikan Ketua pelaksana PBAK 2020 IAIN Batusangkar, Elda Herlina ketika opening ceremony PBAK di kampus II IAIN Batusangkar, Kamis (17/9/2020).

"Dari total 1.957 mahasiswa yang mengikuti PBAK ini terbagi ke dalam empat fakultas yakni 680 untuk Fakultas Tarbiah, 608 (Fakultas Ekonomi Bisnis Islam), 272 (Fakultas Syariah) serta 255 (Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah)," sebutnya.

Untuk agenda acara PBAK yang dilaksanakan secara daring atau online dan diikuti mahasiswa dari berbagai provinsi itu, disampaikan Elda selama dua hari. Untuk hari pertama pembekalan tingkat institusi dan hari kedua pembekalan pada masing-masing fakultas dan jurusan.

Sementara, Wakil Bupati Tanahdatar, Zuldafri Darma yang hadir saat opening ceremony itu sampaikan apresiasi pelaksanaan PBAK IAIN Batusangkar. Menurut dia, sebagai salah satu PTKIN terbesar di Sumatera Barat dan memiliki jurusan atau program studi dengan akreditasi A terbanyak, sangat sejalan dengan salah satu dari lima program unggulan daerah Tanahdatar yaitu pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Pembangunan SDM, Insyaa Allah melalui IAIN Batusangkar akan lahir generasi yang cerdas, tangguh, kompetitif dan akan mendukung visi misi daerah, khususnya Tanahdatar dan daerah asal para mahasiswa kita pada umumnya," sebut dia.

Kepada mahasiswa, dia juga mengimbau dan memberikan motivasi, untuk giat menuntut ilmu, karena para mahasiswa sebagai generasi muda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan yang memiliki gagasan dan ide-ide cemerlang untuk kemajuan daerah.

"Sebagai mahasiswa galilah potensi diri dan saat ini berkuliah di IAIN Batusangkar kesempatan itu terbuka luas, tuntutlah ilmu dengan serius dan tekun belajar sehingga masa depan lebih baik akan bisa dicapai," ulas Zuldafri.

Dari tema yang diangkat IAIN Batusangkar, "Moderasi Beragama Dalam Bingkai Kearifan Lokal Menuju Kampus Global di Era Industri 4.0", dia yakin, IAIN Batusangkar akan mampu menyandingkan dengan kearifan lokal daerah yang berlandaskan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kita Bullah. (ABS-SBK).

Sementara itu Rektor IAIN Batusangkar, Marjoni Imamora yang membuka secara resmi PBAK tersebut menyampaikan, kegiatan ini sebagai langkah awal mahasiswa baru sebelum memasuki perkuliahan. PBAK kali ini istimewa, karena dilakukan secara daring atau online dan diikuti oleh seluruh mahasiswa dari seluruh nusantara.

Disampaikan, hal ini mengingat bahwa kondisi Covid19 masih merebak di masyarakat. "Mari kita pahami bersama, bahwa kondisi ini bukan sebuah kekurangan, tapi bentuk syukur kepada Allah," ucap rektor.

Pada kesempatan itu, Marjoni mengucapkan selamat kepada 1.955 orang mahasiswa baru yang telah masuk dan bergabung ke IAIN Batusangkar, dan telah berhasil berkompetisi dari sekitar 15 ribu calon mahasiswa yang mendaftar ke IAIN Batusangkar.

"Hal ini perlu disyukuri, ini akan dibuktikan dengan prestasi belajar ananda selama bergabung di kampus dengan Visi "Integratif dan Interkonektif dalam Keilmuan Berkearifan Lokal, Bereputasi Global" dan juga Ananda tepat memilih kampus dengan Program studi/Jurusan Terakreditasi A terbanyak di Sumatera Barat," imbuhnya.

Marjoni berpesan, walaupun kondisi dunia sedang dilanda wabah Covid-19, IAIN Batusangkar tetap melaksanakan PBAK 2020, hal ini didukung dengan rancangan aplikasi-aplikasi perkuliahan dan pelayanan yang mudah diakses dan berkualitas, sehingga IAIN Batusangkar siap mengantarkan mahasiswanya dalam mengapai cita-citanya.

"Tahun akademik 2020/2021 IAIN Batusangkar juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa baru, yakni beasiswa Bidikmisi/KIP, Prestasi dan Tahfiz Al Quran. Khusus buat beasiswa Tahfiz Al-Quran, kita bebaskan memilih Jurusan yang diinginkan dan uang kuliah sesuai hafalannya," tutup Marjoni. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Tanah Datar