MITRA VALORA NEWS

BIM Meriahkan Hari Perhubungan

Penumpang Patuhi Protokol Kesehatan, Agoes: Operator Penerbangan Ikut Sehat

AI Mangindo Kayo | Jumat, 18-09-2020 | 17:55 WIB | 179 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Penumpang Patuhi Protokol Kesehatan, Agoes: Operator Penerbangan Ikut Sehat<p>

EGM PT Angkasa Pura II, Yos Suwagiyono bersama Ka Otban, Agoes Soebagio serta Kepala KKP saat Konferensi Pers di ruang keberangkatan Internasional BIM, Jumat (18/9/2020). (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews -- Eksekutif General Manager PT Angkasa Pura II BIM, Yos Suwagiyono meyakinkan masyarakat, berpergian dengan pesawat di tengah pandemi saat ini aman, selagi patuh melaksanakan protokol. Terbang itu aman dengan syarat mematuhi protokol kesehatan dengan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

Di dalam pesawat pun sudah ada teknologi High Efficiency Particulate Air (HEPA) atau penyaringan partikel yang kuat sehingga dapat menciptakan udara bersih dalam kabin pesawat. Selain itu, area bandara dipastikan dilakukan penyemprotan disinfektan secara rutin serta tersedia tempat mencuci tangan di sejumlah titik baik area kedatangan maupun keberangkatan.

"Cara kerja HEPA yaitu sebagian udara dalam kabin dihisap dan kemudian dibuang ke luar. Sementara itu, sisanya dipompa melalui filter udara HEPA dan diklaim 99 persen bakteri di dalam hilang," jelas Yos pada kampanye kesehatan dan keselamatan penerbangan di terminal bandara internasional BIM, Jumat (18/9/2020).


Di kesempatan itu, bersama pemangku kepentingan lainnya seperti Kantor Otoritas Bandara Wilayah VI Padang, Kantor Kesehatan Pelabuhan cabang Bandara Internasional Minangkabau, PT Angkasa Pura II dan aparat pengamanan di bandara, dibagikan masker dan pelindung wajah pada penumpang pesawat.

Menurut Yos, kampanye ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Perhubungan dan menyosialisasikan pada penumpang pesawat dan pengunjung bandara pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Ia mengakui, pandemi Covid19 telah menyebabkan terjadinya penurunan jumlah penerbangan. Sejak wabah ini melanda, Bandara Internasional Minangkabau hanya melayani 1.600 sampai 1.800 penumpang dengan 26 penerbangan per hari.

Terkait dengan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, Yos mengakui, juga terjadi penurunan penumpang karena biasanya melayani 30 penerbangan per hari. Kini turun jadi 26 kali flight saja per hari.

Dalam kampanye tersebut, selain membagikan masker dan pelindung wajah juga membawa karton bertuliskan pesan-pesan kesehatan seperti jaga jarak, cuci tangan dan pakai masker.

Sementara, Kepala Otoritas Bandara wilayah VI Padang, Agoes Soebagyo berharap, lewat kampanye ini aktivitas bandara bisa kembali pulih dan dapat memberikan rasa aman dan nyaman.

Menurut dia, dengan kampanye ini dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat menggunakan angkutan udara dengan menciptakan penerbangan yang tidak hanya selamat, aman dan nyaman tetapi juga sehat.

"Masyarakat yang sehat dan aktif melakukan aktivitas transportasi udara akan berdampak pada kesehatan operator penerbangan. Pada akhirnya, hal ini akan dapat menggerakkan perekonomian nasional sehingga dapat tumbuh dan menyejahterakan masyarakat dan bangsa Indonesia," jelas dia.

Untuk itu, perlu ada persamaan persepsi antara regulator serta seluruh pemangku kepentingan agar konsisten dalam melaksanakan regulasi penerbangan baik nasional maupun internasional dengan ditambah protokol kesehatan yang ketat sehingga tercipta penerbangan yang selamat, aman, nyaman dan sehat.

"Juga diperlukan kolaborasi yang baik untuk melakukan kampanye, memberikan edukasi secara masif pada masyarakat tentang penerbangan yang selamat, aman, nyaman dan sehat," ujarnya. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar