MITRA VALORA NEWS

Pjs Bupati Tanahdatar Kumpulkan Wali Nagari

AI Mangindo Kayo | Selasa, 20-10-2020 | 21:20 WIB | 337 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Pjs Bupati Tanahdatar Kumpulkan Wali Nagari<p>

Pjs Bupati Tanahdatar, Erman Rahman memberikan sambutan pada pertemuan dengan wali nagari se-Kabupaten Tanahdatar di Gazebo Indo Jolito, Selasa (20/10/2020). (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews -Pjs Bupati Tanahdatar, Erman Rahman lakukan pertemuan dengan wali nagari se-Kabupaten Tanahdatar di Gazebo Indo Jolito, Selasa (20/10/2020).

Dalam kesempatan yang didampingi kepala perangkat daerah dan camat, Erman menyebutkan tugas pokok penjabat sementara bupati, selain melanjutkan roda pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, dan pembahasan Perubahan APBD Tanahddatar 2020 dan RAPBD Tanahdatar 2021, penanganan Covid19 dan suksesnya pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak juga menjadi prioritas.

"Siapa pun tidak akan menyangka, kita semua saat ini bekerja dan beraktifitas di tengah pandemi Covid19. Banyak program dan kegiatan yang sudah dirancang terpaksa dialihkan untuk penanganan Covid19 dan dampak yang ditimbulkan. Tidak hanya anggaran pusat dan provinsi tetapi juga anggaran kabupaten dan nagari," ungkap Erman.


Erman berharap, permasalahan Covid19 dapat diantispasi melalui keberpihakan kebijakan anggaran. "Kebutuhan logistik seperti masker, baju hazmat dan lainnya menjadi keluhan, namun Alhamdulillah dengan dukungan provinsi dan pusat, mudah-mudahan bisa dipenuhi sampai akhir tahun 2020. Untuk tahun 2021, sesuai arahan pusat, harus tetap menjadi perhatian melalui kebijakan anggaran," ungkap Erman.

Terkait sudah diberlakukannya Perda Provinsi Sumatera Barat No 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang memuat penguatan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah Covid19, Erman berharap, dukungan semua pihak termasuk wali nagari untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

"Pelanggaran perda tersebut ada sanksi administrasi, denda bahkan pidana. Untuk itu jangan sampai masyarakat yang sudah susah ini terbebani lagi kalau kena sanksi. Ini tugas kita semua dan saya berharap dukungan dan kerjasama camat dan wali nagari dan unsur lain di nagari untuk ikut mensosialisasikan AKB demi kemaslahatan bersama," pesannya.

Erman mengatakan, dirinya masih menjalankan tugas sebagai Kepala BPBD Provinsi Sumatera Barat. "Harap dimaklumi, saya harus berbagi waktu dan perhatian antara di Tanahdatar dan di BPBD Provinsi yang punya tugas di bidang kebencanaan termasuk bencana non alam pandemi Covid19," terangnya.

Selain itu, Erman berharap, menghadapi pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada serentak) 9 Desember mendatang, bisa berjalan sukses dan lancar.

"Mari kita jaga suasana yang kondusif dan nyaman khususnya menghadapi pesta demokrasi pilkada serentak. Siapa pun pemenangnya nanti adalah pilhan masyarakat. Yang terpenting suasana aman dan nyaman sebelum dan sesudah pilkada. Masyarakat bisa tetap beraktifitas dengan tenang," pungkas Erman.

Sebelumnya, Ketua Forum Walinagari Tanahdatar, Faze Andrif menyampaikan terima kasih dengan terlaksananya silaturahmi ini.

"Wali nagari sebagai unsur pemerintah di tingkat bawah punya tugas yang sangat berat. Mudah-mudahan pertemuan ini bisa memberi semangat sekaligus mendapat arahan dalam menjalankan tugas," harap dia.

Faze yang juga Wali Nagari Tanjung Sungayang mengatakan, sesuai aturan yang sudah ada, wali nagari diminta netral dalam mengawal pelaksanaan pilkada.

Di kesempatan itu, juga dilaksanakan diskusi yang dipandu Kadis PMDPPKB, Nofenril. Secara umum, wali nagari menyampaikan aspirasi, masukan dan saran terkait dampak pandemi Covid19 pada bidang pendidikan, program bantuan pemerintah, peningkatan kesejahteraan walinagari dan perangkat, antisipasi dan penanganan bencana alam, pengembangan pariwisataserta perbaikan, dan peningkatan kualitas jalan dan irigasi. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar