MITRA VALORA NEWS

Tanahdatar Bentuk Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental

AI Mangindo Kayo | Selasa, 20-10-2020 | 21:20 WIB | 326 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Tanahdatar Bentuk Gugus Tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental<p>

Pjs Bupati Tanah Datar Erman Rahman, memberikan arahan pada Forum Group Discussion (FGD) Pembentukan Gugus Tugas (GT) GNRM Tanahdatar di Batusangkar, Selasa (20/10/2020). (jheni rahmad/valoranews)

VALORAnews - Pjs Bupati Tanahdatar, Erman Rahman menyampaikan, gerakan revolusi mental sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena, saat ini telah terjadi pergeseran nilai-nilai kehidupan bermasyarakat disebabkan kemajuan bidang tekhnologi, ekonomi, politik.

Sehingga, nilai-nilai yang selama ini dipakai masyarakat seperti adat istiadat, nilai moral dan gotong royong telah beralih menjadi nilai pragmatis, egoitis dan individual. Karenanya, kehadiran Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) bernilai strategis.

"Dibentuknya Gugus Tugas GNRM, diharapkan dapat mewujudkan Gerakan Revolusi Mental yang bermoral, gotong royong yang menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945 dengan tetap memperhatikan kearifan lokal," ungkap Erman saat membuka Forum Group Discussion (FGD) Pembentukan Gugus Tugas (GT) GNRM Tanahdatar di Batusangkar, Selasa (20/10/2020).


Erman berharap, FGD ini dapat menghasilkan rencana aksi GNRM Kabupaten Tanahdatar 2021. FGD ini sendiri merupakan kerjasama Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Kementerian Dalam Negeri (KemendagrI), Kesbangpol Provinsi Sumbar dan Kesbangpol Kabupaten Tanahdatar.

Sementara itu, Asisten Deputi Revolusi Mental Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Alfredo Sani Fenat, dalam paparannya menyampaikan, kegiatan GNRM ini merupakan agenda nasional yang tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Ada lima program besar GNRM yaitu Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri dan Gerakan Indonesia Bersatu. Diharapkan, kelima program ini dapat dijalankan seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia dengan pembentukan gugus tugas.

"Sejak dicanangkan, Gugus Tugas ini baru terbentuk di 26 dari 34 provinsi serta 87 dari 514 kabupaten /kota yang ada di Indonesia," ungkapnya.

Kelima program utama GNRM ini, ungkap dia, mengacu pada tiga nilai dasar, integritas, etos erja dan gotong royong. "Kami berharap, GT GNRM Tanahdatar ini dapat menyusun rencana aksi untuk mencapai indikator-indikator turunan dari kelima program besar GNRM, dengan mempedomani ketiga nilai ini," harap Alfredo.

Hal senada disampaikan Direktur Bina Ideologi Karakter dan Wawasan Kebangsaan Kemendagri, Drajat Wisnu Setiawan. Capaian GNRM ini lebih lanjut, menurutnya, adalah tercapainnya Trisakti yaitu berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian kebudayaan Indonesia.

"Tentunya, hal inilah yang diharapkan nantinya dapat dicapai melalui rencana aksi gugus tugas yang akan disusun dalam FGD ini," ujarnya.

Usai pemaparan singkat Kepala Badan Kesbangpol Sumatera Barat, Nazwir mengenai Gerakan Revolusi Mental di Provinsi Sumatera Barat, acara dilanjutkan dengan FGD yang dipandu Kepala Kesbangpol Tanahdatar, Irwan.

Peserta FGD dalam tiga kelompok yang akan menyusun rencana aksi Gugus Tugas GNRM di Kabupaten Tanahdatar 2021. Peserta FGD terdiri dari di antaranya Kepala OPD Kabupaten Tanahdatar, Unsur Forkopimda Kabupaten Tanahdatar, akademisi/Perguruan Tinggi, utusan BUMN/BUMD, Organisasi Kemasyarakatan. (jen)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar