MITRA VALORA NEWS

Kamis, 2021-02-25 22:23 WIB

Kapolda Sumbar Tinjau Kawasan Hutan yang Diserahkan ke Negara di Pasbar

<p>Kapolda Sumbar Tinjau Kawasan Hutan yang Diserahkan ke Negara di Pasbar<p>

VALORAnews - Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto beserta beberapa Pejabat Utama Polda Sumbar (PJU), berkunjung ke Polres Pasaman Barat, Kamis...

132 Orang Guru Ikuti Test Swab Jelang Pembelajaran Tatap Muka

AI Mangindo Kayo | Rabu, 06-01-2021 | 08:43 WIB | 206 klik | Kota Padang Panjang
<p>132 Orang Guru Ikuti Test Swab Jelang Pembelajaran Tatap Muka<p>

Tenaga pendidik dan kependidikan menjalani test usap (swab) yang dilaksanakan Pemko melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), Selasa (5/1/2021). (humas)

VALORAnews - Sebanyak 132 tenaga pendidik dan kependidikan, Selasa (5/1/2021), menjalani test usap (swab) yang dilaksanakan Pemko melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Mereka berasal dari SMAN 1 Padangpanjang dan SMAN 1 Sumatera Barat yang ada di Kelurahan Sigando, Kecamatan Padang Panjang Timur.

"Sebanyak 132 orang itu, tidak hanya guru, tetap juga tenaga kependidikan, seperti pegawai tata usaha dan penjaga sekolah," sebut Kepala Dinkes, Nuryanuwar dalam siaran pers yang diterima.

Nuryanuwar yang akrab dipanggil Pak Ujang ini mengungkapkan, pihaknya akan menyelesaikan swab seluruh tenaga pendidik dan kependidikan ini secepatnya guna persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) dalam waktu dekat.


"Untuk besok (6/1/2021), kita akan melakukan swab di lima SMA sederajat (MAN, SMK-red) dan satu di SMP," ungkapnya sembari mengatakan, hasil swab akan keluar tiga hari setelah pengambilan sampel.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, M Ali Thabrani yang dihubungi terpisah, untuk jadwal swab memang diserahkan kepada Dinkes. Pihaknya hanya melakukan fasilitasi dan memastikan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan ikut test usap ini.

Pelaksanaan swab tadi pagi, tercatat sebanyak 69 tenaga pendidik dan kependidikan di SMAN 1 Padangpanjang yang diambil sampelnya oleh tim medis Dinkes. Sedangkan di SMAN 1 Sumbar, diikuti 63 orang.

Kepala SMAN 1 Sumbar yang juga Ketua MKKS SMA, SLB dan SMK se-Kota Padangpanjang, Budi Hermawan menyebutkan, test ini wajib dilakukan demi kenyamanan dan keamanan dalam pelaksanaan PTM di masa pandemi Covid19 ini.

Dikatakannya, PTM sangat penting bagi para murid, karena selama pandemi ini seluruh pembelajaran dilakukan secara daring. Pihaknya sedikit mengalami kendala, baik para guru maupun peserta didik.

"Kami, para guru sangat berharap PTM ini segara dilakukan. Apapun konsekuensi dan persyaratannya kami siap. Meskipun harus diswab beberapa kali. Kami sudah rindu, murid pun juga rindu dengan suasana pembelajaran secara langsung di sekolah," ungkapnya.

Kegiatan swab ini dilakukan Pemko guna mencegah penyebaran Covid19 pada saat dilaksanakannya PTM. Ini sesuai surat keputusan bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19. (rls/ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar