MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2021-03-03 21:31 WIB

Padangpanjang Siapkan Rencana Kontingensi

<p>Padangpanjang Siapkan Rencana Kontingensi<p>

VALORAnews - Presiden, Joko Widodo (Jokowi) mengimbau seluruh instansi pemerintah, pusat dan daerah, bersama-sama bersinergi dalam upaya pencegahan,...

Kerjasama Kanwilkumham dan BNNP Sumbar

Ratusan Napi Ikuti Program Rehabilitasi Sosial dan Medis

AI Mangindo Kayo | Rabu, 20-01-2021 | 18:19 WIB | 2182 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Ratusan Napi Ikuti Program Rehabilitasi Sosial dan Medis<p>

Kakanwilkumham Sumbar, R Andhika Dwiprasetya didampingi Kadivpas Budi Situngkir, Ka Lapas Muaro Padang Era Wiharja dan Kabid Rehabilitasi BNNP Sumbar Josra Maidi foto bersama dengan pendamping dan peserta program Rehabilitasi Sosial dan Medis warga binaan kasus Narkoba, Kamis (20/01/2020). (veby rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Sebanyak 320 orang napi mengikuti program rehabilitasi sosial dan medis yang diadakan Kanwilkumham Sumbar di Lapas Kelas II A Muaro Padang, Rabu (20/1/2020).

Kegiatan rehabilitasi ini dibuka Kepala Kanwilkumham Sumbar, R Andhika Dwiprasetya yang ditandai dengan penyerahan tanda dan buku panduan program secara simbolis kepada peserta dan pendamping program.

Dalam sambutannya, Andhika mengatakan, kegiatan ini dicanangkan oleh pemerintah pusat dan Lapas Muaro Padang merupakan salah satu yang ditunjuk untuk melaksanakan program tersebut.


Menurutnya, program rehabilitasi ini sangat penting dilakukan guna mempersiapkan para napi agar memiliki bekal jika nanti bebas dan kembali ke masyarakat.

"Melalui program ini kita harapkan para napi (mantan pecandu narkoba) jika bebas nanti memiliki bekal ketrampilan sehingga dapat kembali produktif," ujar Andhika.

Sementara, Ka Lapas Muaro Padang, Era Wiharja mengatakan, para peserta terdiri dari para napi mantan pecandu narkoba yang mendekati masa akhir hukuman.

Menurut dia, selain dibekali dengan keterampilan, juga diberikan pembekalan rohani sehingga mereka benar-benar dapat menyadari kesalahan dan tidak mengulangi lagi.

"Rehabilitasi sosial kita lakukan dengan memberi mereka bekal ketrampilan serta siraman pengetahuan agama, sementara rehabilitas medis kita melibatkan dokter guna memberikan perawatan serta terapi agat mereka benar-benar bebas dari kecanduan narkoba," papar Era.

Kegiatan program Rehabilitasi sosial dan medis ini juga bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Provinsi Sumatera Barat.

Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Sumbar, Josra Maidi mengatakan, program ini sinkron dengan program BNNP Sumbar guna mengembalikan fungsi sosial mantan pecandu narkoba.

"Rehabilitasi merupakan hak semua warga negara. Dalam upaya memerangi narkoba yang paing penting adalah upaya pencegahan, inilah yang harus dijadikan mindset di tengah masyarakat, jika kita mampu mencegah maka hal tersebut dapat menekan angka peredaran narkoba," ujar Josra.

Untuk itu, Josra meminta peran serta seluruh masyarakat, agar dapat menerima dan membantu mengembalikan fungsi sosial para pecandu yang telah bebas.

"BNNP Sumbar bekerjasama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) dengan mengadakan program pascarehab. Selain itu, BNNP juga membina masyarakat menjadi agen pemulihan yang bertugas mendampingi mantan pecandu agar dapat kembali ke masyarakat," pungkasnya. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah

Berita Provinsi Sumatera Barat