MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2021-03-03 21:31 WIB

Padangpanjang Siapkan Rencana Kontingensi

<p>Padangpanjang Siapkan Rencana Kontingensi<p>

VALORAnews - Presiden, Joko Widodo (Jokowi) mengimbau seluruh instansi pemerintah, pusat dan daerah, bersama-sama bersinergi dalam upaya pencegahan,...

Danlantamal II Telukbayur Bezuk Pasien Kanker Lutut Asal Agam

AI Mangindo Kayo | Selasa, 23-02-2021 | 16:33 WIB | 434 klik | Kab. Agam
<p>Danlantamal II Telukbayur Bezuk Pasien Kanker Lutut Asal Agam<p>

Danlantamal Padang, Laksamana Pertama, Hargianto menjenguk pasien kanker stadium 4 asal Agam, Bintang Herlambang, di ruang IGD RSUP M Djamil Padang, Selasa (23/2/2021). (hamriadi/valoranews)

VALORAnews - Bintang Herlambang (18), pasien lutut membesar sebesar bola kaki karena kanker stadium 4, akhirnya dirujuk ke RSUP M Djamil Padang dari Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi, Selasa (23/2/2021).

Pelajar kelas 11 IPA 5 SMAN 3 Kota Bukittinggi ini, berangkat menuju RS M. Djamil Padang dengan mobil ambulans, sekitar pukul 08.15 WIB. Sampai di RS M. Djamil Padang, sekitar pukul 10.00 WIB.

Pelepasan putra Dodi Indra ke RSUP M Djamil dari RS Yarsi Bukittinggi itu, disaksikan Kepala SMAN 3 Kota Bukittinggi, Amri Jaya dan alumni Himasma 3, Young Happy serta lainnya.


Sesampainya di RS M. Djamil, warga Jorong Parik Putuih, Nagari IV Angkek Canduang, Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam, langsung masuk ruang UGD.

Di ruang UGD, anak kedua pasangan Dodi Indra (48) dan Kartika (50) itu, dibezuk Danlantamal Padang, Laksamana Pertama, Hargianto.

Young Happy mengatakan, selama di RS M. Djamil, alumni Himasma 3 teladan akan tetap memantau perkembangan penyakit diderita Bintang Herlambang itu.

"Kepada tim medis, kami berharap agar dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada Bintang. Untuk pendanaan, alumni telah siap membantu pengobatannya sampai sembuh," ucapnya.

Untuk diketahui, penyakit dialam pasien berawal dari cedera bagian punggung, yang terjadi September 2020.

Sekitar Oktober 2020, ia dibawa ke RS Madina. Dirawat selama seminggu, lalu dirujuk ke RSUP, sekarang bernama RS Otak.

Di RS Otak, untuk memulihkan kondisi cedera dideritanya, ia harus dilakukan operasi tulang punggung. Operasi dilaksanakan Desember 2020.

Sebelum operasi, di bagian lutut sebelah kanan pasien terdapat memar, tak sebesar sekarang.

Kondisi kaki yang terus membesar, pada Senin (15/2/2021) dilakukan rontgen. Hasil rontgen keluar, Selasa (16/2/2021).

Saat di rumah, Kamis (18/2/2021), ia tak kuasa menahan rasa sakit dibagian lututnya, lalu dibawa ke RS Otak untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Sekitar pukul 14.00 WIB, pihak medis RS Otak menyatakan kalau dokter ortopedi tidak ada. Pihak medis merujuknya ke RSAM Bukittinggi. Sekitar pukul 16.00 WIB, pihak medis RS Otak menyebutkan tidak bisa dirujuk ke RSAM.

Ditolak RSAM, pihak medis menyarankan kalau pasien dirawat menjelang AB nya naik, setelah itu dirujuk ke RS M Djamil di Padang, guna mendapatkan perawatan selanjutnya.

Dirujuk ke RS M Djamil, orangtua pasien becerita ke temannya, dan disarankan agar dibawa ke RS Yarsi, Kamis (18/2/2021).

Setelah menjalani perawatan di RS Yarsi, ternyata lutut membesar sebesar bola kaki itu, akibat penyakit kanker yang sudah stadium 4. (ham)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Ranah