MITRA VALORA NEWS

Lima OPD di Padang Baru Mampu Realisasikan Keuangan 2020 di Angka 89,12 Persen

AI Mangindo Kayo | Kamis, 18-03-2021 | 20:27 WIB | 107 klik | Kota Padang
<p>Lima OPD di Padang Baru Mampu Realisasikan Keuangan 2020 di Angka 89,12 Persen<p>

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Padang, Endrizal mewakili Plt Wali Kota Padang, membuka kegiatan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Kota Padang Triwulan I Tahun Anggaran 2021, di Ruang Bagindo Aziz Chan Balaikota Padang, Aie Pacah, Kamis (18/3/2021). (humas)

VALORAnews - Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Padang, Endrizal menilai, pandemi Covid19 telah mengakibatkan perubahan signifikan, pada upaya pencapaian target dan tujuan pembangunan yang telah ditetapkan Pemko Padang. Sebab itu, seluruh OPD diharapkan dapat meningkatkan kualitas kinerjanya, melakukan reformasi birokrasi, serta membangun dan menumbuhkembangkan inovasi.

Hal itu dikatakan Endrizal saat mewakili Plt Wali Kota Padang, saat membuka kegiatan Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pembangunan Kota Padang Triwulan I Tahun Anggaran 2021, di Ruang Bagindo Aziz Chan Balaikota Padang, Aie Pacah, Kamis (18/3/2021).

Dikatakan, realisasi keuangan yang dicapai pada tahun anggaran 2020 adalah sebesar 89,12%, sementara realisasi fisik sebesar 98,62% dari total APBD 2020 sebesar Rp2,4 Triliun.


Terkait hal itu, diberikan apresiasi pada 5 OPD teratas dalam pencapaian realisasi keuangan TA 2020, yaitu: Dinas Damkar, Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum, DPRKPP dan Kantor Satpol PP Kota Padang.

"Atas nama Pemko Padang kami mengapresiasi kelima OPD tersebut dalam upaya realisasi anggaran 2020, dimana capaian realisasi keuangannya di atas 95%. Diharapkan capaian tersebut sejalan dengan capaian kinerjanya," tutur Asisten II.

Endrizal menjelaskan, rapat koordinasi yang dilaksanakan setiap triwulan tersebut merupakan sarana untuk membahas dan menyelesaikan permasalahan yang ada dalam capaian realisasi fisik dan keuangan TA 2021, sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah dan strategi untuk mencapai output dan outcome dari setiap kegiatan yang dilaksanakan.

"Kinerja yang baik dan terukur tidak sekedar dilihat berdasarkan serapan fisik maupun keuangan saja, melainkan bagaimana output yang dihasilkan suatu kegiatan itu mampu memberikan outcome bagi pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah upaya penanganan Covid19," jelas Endrizal lagi.

"Pemerintah Kota Padang juga telah melakukan upaya pengendalian kegiatan pembangunan melalui berbagai instrumen di antaranya melalui registrasi kontrak, monitoring ke lapangan dan ke OPD serta melaksanakan rapat evaluasi dan koordinasi kegiatan pembangunan sebagaimana dilaksanakan pada hari ini," pungkasnya. (rls)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar