MITRA VALORA NEWS

BIM Sediakan Layanan Tes GeNose C19 Mulai Senin Ini

AI Mangindo Kayo | Senin, 03-05-2021 | 19:10 WIB | 72 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>BIM Sediakan Layanan Tes GeNose C19 Mulai Senin Ini<p>

Aktivitas Layanan tes GeNose C19 dari Kimia Farma Diagnotika Cabang Padang, di terminal BIM, Senin (3/5/2021). Layanan ini mulai tersedia sejak Senin ini. (veri rikiyanto/valoranews)

VALORAnews - Mulai Senin (3/5/2021) Bandara Internasional Minangkabau (BIM) memberlakukan Tes GeNose C19 bagi calon penumpang yang akan berangkat menggunakan moda transportasi udara.

Tes ini dikerjasamakan PT Angkasa Pura dengan PT Kimia Farma. Disiapkan sekitar 400-500 kantong tiup, yang akan digunakan penumpang untuk melakukan tes tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) EGM PT Angkasa Pura II Cabang BIM, Imamura Ginting didampingi Fendrick Sondra (Humas) mengatakan, penggunaan GeNose C19 sebagai salah satu dokumen untuk melakukan perjalanan berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 26 Tahun 2021.


Beleid ini merupakan Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Dalam Masa Pandemi Covid 19. Kemudian, Surat Edaran Satgas Penanganan Covid19 No 12 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dalam Masa Pandemi Covid19.

Sementara, Kepala Layanan Kimia Farma Diagnotika Cabang Padang, Sandra Aprillia mengatakan, GeNose C19 adalah salah satu cara mendeteksi Virus Corona (Covid19) melalui hembusan nafas.

Dijelaskan, calon penumpang akan diberikan alat berupa kantong plastik, kemudian calon penumpang meniup ke dalam kantong plastik tersebut. Selanjutnya, udara yang ada di dalam kantong plastik akan disambungkan ke alat pendeteksi.

"Prosesnya hanya memakan waktu 10-15 menit dan hasilnya langsung keluar. GeNose C19 merupakan salah satu alat screening, jika hasilnya positif maka akan dilanjutkan ke tes berikutnya yaitu tes Antigen atau PCR," ujarnya.

Ia menambahkan, karena GeNose C19 menggunakan tiupan, maka tes ini cukup sensitif dengan bau-bauan. Maka, setiap calon penumpang yang akan mengikuti tes, wajib mengikuti beberapa aturan.

Sebelum tes, setiap penumpang diwajibkan berpuasa minimal setengah jam, tidak boleh merokok, tidak boleh mengonsumsi makanan yang beraroma kuat seperti; jengkol, durian, petai, bawang putih, kopi, teh.

Kemudian, tidak menggunakan wangi-wangian seperti parfum, minyak telon, minyak kayu putih dan hand sanitizer. Selanjutnya, bagi yang tengah berpuasa, pengambilan sampel maksimal enam jam setelah sahur.

Salah seorang calon penumpang yang ditemui di lokasi mengatakan, dengan menggunakan tes GeNose C19, dirinya merasa lebih efisien. Selain hanya perlu waktu 15 menit, juga cukup membayar Rp40 ribu. (vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar