MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2021-06-15 22:12 WIB

Penerapan Prokes Covid19 Tanpa Kompromi jadikan Desa Muara Sikabaluan Tetap Berstatus Zona Hijau

<p>Penerapan Prokes Covid19 Tanpa Kompromi jadikan Desa Muara Sikabaluan Tetap Berstatus Zona Hijau<p>

VALORAnews - Setiap pendatang yang akan masuk Desa Muara Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, wajib mengantongi surat hasil swab PCR, minimal Test...

Rutan Batusangkar Diisolasi Total, 53 Orang Positif Terjangkit Covid19

AI Mangindo Kayo | Rabu, 05-05-2021 | 23:14 WIB | 112 klik | Kab. Tanah Datar
<p>Rutan Batusangkar Diisolasi Total, 53 Orang Positif Terjangkit Covid19<p>

Bupati Tanahdatar, Eka Putra (kanan) memimpin rapat tentang temuan kasus positif Covid19 bersama unsur Forkopimda, Rabu (5/5/2021). (istimewa)

VALORAnews - Sebanyak 44 narapidana dan 9 petugas di Rumah Tahanan (Rutan) Batusangkar, Kabupaten Tanahdatar terkonfirmasi positif Covid19. Menyikapi hal ini, Bupati Tanahdatar, Eka Putra langsung menggelar rapat bersama Satgas Terbatas yang terdiri dari unsur Forkopimda. Hasilnya diputuskan dilakukan lockdown (isolasi total) terhadap Rutan Batusangkar.

Eka Putra mengatakan, dalam rapat terbatas yang dihadiri Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan, Ketua DPRD Tanahdatar itu, pihaknya berkoordinasi intensif dengan pihak Rutan. Disepakati, seluruh napi yang positif dikarantina di dalam Rutan Batusangkar dalam sel terpisah. Sementara, Napi yang negatif dipindahkan ke sel lainnya.

Ditemukannya puluhan napi positif Covid19 ini, berawal dari adanya laporan dari Kadis Kesehatan Tanahdatar, dr Yesrita pada bupati bahwa ada 2 warga binaan yang terkonfirmasi positif Covid19.


Mendapatkan laporan ini, bupati memerintahkan agar melakukan testing dan tracing secara menyeluruh pada seluruh warga binaan dan petugas. "Hasilnya, 44 warga binaan dan 9 petugas terkonfirmasi positif Covid19," ungkap Eka Putra.

Dikatakan Eka, menyikapi hal ini pihaknya akan semakin menggencarkan testing dan tracing. Meski banyak kasus yang ditemukan, tidak masalah karena bisa diantisipasi lebih cepat.

"Dalam teorinya, semakin banyak testing maka akan semakin banyak kasus. Ini lebih baik dari pada sedikit testing dan sedikit kasus," ujar Wabendum DPP Partai Demokrat ini. (rls/vry)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar

Berita Kab. Tanah Datar