MITRA VALORA NEWS

Selasa, 2021-06-15 22:12 WIB

Penerapan Prokes Covid19 Tanpa Kompromi jadikan Desa Muara Sikabaluan Tetap Berstatus Zona Hijau

<p>Penerapan Prokes Covid19 Tanpa Kompromi jadikan Desa Muara Sikabaluan Tetap Berstatus Zona Hijau<p>

VALORAnews - Setiap pendatang yang akan masuk Desa Muara Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, wajib mengantongi surat hasil swab PCR, minimal Test...

Empat Awak Kapal Gunung Rajo yang Hilang Kontak di Tanah Bala Belum Ditemukan

AI Mangindo Kayo | Sabtu, 05-06-2021 | 11:51 WIB | 270 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Empat Awak Kapal Gunung Rajo yang Hilang Kontak di Tanah Bala Belum Ditemukan<p>

Fiber yang diduga milik KM Gunung Rajo, ditemukan tim SAR Mentawai berkat informasi yang disampaikan nelayan asal Simalegi, Sabtu (6/6/2021). (istimewa)

VALORAnews - Hingga Sabtu (5/6/2021) upaya pencarian KM Gunung Rajo yang hilang di perairan Bojo/Tanah Bala, Kabupaten Nias Selatan, Sumut, masih belum membuahkan hasil. Memasuki hari ketujuh ini, 7 orang tim SAR Kabupaten Kepulauan Mentawai dengan menggunakan Longboat dan Rib menuju lokasi.

"Kita tidak bisa menepi, dikarenakan ombak cukup besar. Tim terpaksa berenang, guna memastikan sebuah fiber berwarna biru yang ditemukan warga. Ini untuk memastikan, apakah benar milik KM Gunung Rajo," ungkap Kakansar Mentawai, Akmal, Sabtu (6/6/2021).

Akmal menjelaskan, fiber yang ditemukan masyarakat Simalegi itu, ukurannya besar berwarna biru. Informasi dari kapten KM Dani, terangnya, mereka berencana berangkat berbarengan dengan KM Gunung Rajo menuju Padang.


"Saat itu, Kapten KM Gunung Rajo meminta kapten KM Dani, untuk duluan berangkat sekaligus meminta untuk menunggu mereka di Pulau Bojo," ungkap Akmal.

Sekitar pukuol 12.00 WIB, KM Dani sampai di Pulau Bojo. Setelah menunggu sekitar 3 jam lebih, KM Gunung Rajo tidak kunjung sampai ke titik yang disepakati. Akhirnya, KM Dani melanjutkan pelayarannya menuju Padang.

"KM Dani sampai di Padang pada Jumat, 28 Mei 2021," ungkap Akmal.

Setelah menunggu KM Gunung Rajo selama dua hari di Padang, namun tidak kunjung datang, akhirnya Kapten KM Dani, Adi melaporkan kejadian ini pada kantor SAR Medan, Ahad (30/5/2021).

Menerima laporan itu, SAR Medan langsun melakukan komunikasi dengan SAR Mentawai. Basarnas Mentawal langsung mengirim KM Ramawijaya melakukan upaya pencarian pada 31 Mei 2021 menuju lokasi.

"Selama tiga hari melakukan pencarian tapi tidak membuahkan hasil. Keempat orang yang ada di kapal itu, Incen (42) sebagai Kapten, Anda (58), Hasan Basri (50) dan Bayu (21) masih belum ditemukan," terangnya. (dni)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar