MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2021-06-30 14:12 WIB

Pejabat Administrator dan Pengawas Dinkes Mentawai Dilantik

<p>Pejabat Administrator dan Pengawas Dinkes Mentawai Dilantik<p>

VALORAnews - Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet melantik empat pejabat administrator dan pengawas, di aula kantor bupati, Rabu (30/6/2021). Keempat...

Vaksinisasi Lansia Kelurahan Ganting, Wako Padang Panjang: Ini Tidak Berbahaya

AI Mangindo Kayo | Rabu, 16-06-2021 | 20:11 WIB | 160 klik | Provinsi Sumatera Barat
<p>Vaksinisasi Lansia Kelurahan Ganting, Wako Padang Panjang: Ini Tidak Berbahaya<p>

Wako Padang Panjang, Fadly Amran memberikan arahan saat meninjau proses vaksinasi Lansia, Selasa (8/6/2021) di aula kantor Lurah Ganting. (kominfo)

VALORAnews - Menjaga protokol kesehatan (Prokes) terutama bagi warga lanjut usia (Lansia), baik sebelum divaksin maupun setelah divaksin sangat penting. Ini bertujuan agar para Lansia benar-benar bisa terbebas dari penularan Covid19.

"Vaksinisasi ini merupakan instruksi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan. Bagaimana kita mendorong bapak-ibu Lansia yang tidak mempunyai masalah kesehatan untuk melaksanakan vaksin, guna memproteksi penyebaran Covid19," ucap Wako Padang Panjang, Fadly Amran saat meninjau proses vaksinasi Lansia, Selasa (8/6/2021) di aula kantor Lurah Ganting.

Bersama Fadly ikut hadir Ketua DPRD Padang Panjang, Mardiansyah, Dr Yurnalisman Syam Datuak Simarajo (Ketua KAN Gunung) dan Satuan Tugas (Satgas) Covid19 Padang Panjang.


Dikatakannya, vaksin ini tidak berbahaya dan tidak menimbulkan efek yang berdampak negatif. Ini dibuktikan setelah melihat dan memantau perkembangan kesehatan Lansia yang telah melakukan vaksin terlebih dulu.

Pada kunjungan itu, Fadly dan Mardiansyah berkesempatan menyerahkan kartu vaksinasi dan paket bingkisan yang berisi makanan dan alat penunjang Prokes berupa masker dan hand sanitizer pada Lansia yang sudah selesai melakukan vaksinasi.

Fadly berharap, seluruh masyarakat mendukung seluruh kegiatan pemerintah dalam hal pencegahan Covid19.

"Semoga dengan kegiatan vaksinasi ini bisa membendung dan menekan jumlah kasus positif Covid19 khususnya di Kota Padang Panjang," harapnya.

Semetara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang Panjang, Nuryanuwar menyampaikan, vaksinasi lansia ini merupakan tahap kedua dari 3 tahapan vaksinasi yang diinstruksikan Kementerian Kesehatan RI. Nanti akan menyusul vaksinasi tahap 3 bagi masyarakat umum.

Hasil dari evalusi penyebaran Covid19, ungkap Nuryanuwar, yang banyak terpapar Covid19 dan berisiko tinggi itu adalah para Lansia dengan rentang usia 50 tahun ke atas. Dengan hasil evaluasi tersebut, vaksinasi Lansia ini menjadi prioritas bagi pemerintah.

"Vaksinasi Lansia ini akan terus berjalan. Pemko juga sudah berkoordinasi langsung dengan Staf Ahli Kementerian Kesehatan, Dr Andani Eka Putra, untuk menyegerakan program kesehatan bagi Lansia."

"Dalam waktu dekat ini, beliau (Dr Andani-red) juga akan berkunjung ke Kota Panjang Panjang untuk melakukan vaksinasi massal," tuturnya.

Dia mengatakan, selain menargetkan rampungnya vaksinasi Lansia ini, dalam dua sampai tiga bulan kedepan, Dinkes nantinya akan melaksanakan pemeriksaan rutin bagi Lansia dan melakukan program program Lansia yang nantinya juga akan didukung OPD terkait seperti Dinas Sosial PPKBPPPA. (rls/kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar