MITRA VALORA NEWS

Rabu, 2021-06-30 14:12 WIB

Pejabat Administrator dan Pengawas Dinkes Mentawai Dilantik

<p>Pejabat Administrator dan Pengawas Dinkes Mentawai Dilantik<p>

VALORAnews - Bupati Mentawai, Yudas Sabaggalet melantik empat pejabat administrator dan pengawas, di aula kantor bupati, Rabu (30/6/2021). Keempat...

Ormas di Medan Banyak Tak Update, Khambali: Imbasnya Pemerintah jadi Jelek

AI Mangindo Kayo | Kamis, 17-06-2021 | 19:24 WIB | 769 klik | Nasional
<p>Ormas di Medan Banyak Tak Update, Khambali: Imbasnya Pemerintah jadi Jelek<p>

Wakil Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) Pusat, KH Akhmad Khambali. (istimewa)

VALORAnews - Wakil Sekretaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme Majelis Ulama Indonesia (BPET MUI) Pusat, KH Akhmad Khambali mengimbau Kesbanglinmas Kota Medan, Sumatera Utara, untuk menginventarisir sekaligus melakukan validasi kepengurusan organisasi masyarakat (Ormas) yang ada di daerah itu.

"Hal ini agar tidak salah dalam hal komunikasi dan informasi terkait soal sosial kemasyarakatan. Di Kota Medan, sering sekali kepengurusan Ormasnya sudah ganti, namun setiap ada hajat keormasan, kadang yang diundang adalah pengurus yang sudah tidak menjabat lagi," ungkap Khambali dalam pernyataan tertulis, Kamis (17/6/2021).

Menurut dia, jika hal itu terus berlanjut, akan sangat membahayakan bagi sendi-sendi kehidupan bagi masing-masing Ormas. Apalagi, dengan situasi sosial kemasyarakatan saat ini yang harus penuh kewaspadaan dan kehati-hatian.


"Kota Medan baru saja meluncurkan Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme (RAN-PE) 2021. Sangat penting kepengurusan Ormas terus diperbaharui," ungkap Khambali yang juga Ketua Federasi RTMM Gartek K-Sarbumusi NU.

Khambali juga mengimbau masyarakat, tak mudah percaya kalau ada oknum yang mengaku-ngaku pengurus Ormas tertentu yang tujuannya negatif. Apalagi, pemerintah atau aparat keamanan setempat tidak pernah meng-update pengurus terbaru dimasing-masing Ormas.

"Tanpa pembaharuan data, akan membahayakan keberlangsungan Ormas sekaligus membuat jelek pemerintah. Karena, pemerintah terkesan tak peduli dengan keberadaan dan eksistensi Ormas yang ada di bawah kewenangannya."

Menurut Khambali, di Kota Medan saat ini banyak terdapat oknum yang menjual nama organisasi tertentu untuk kepentingan tertentu. "Kesbanglinmas Kota Medan sebaiknya lebih proaktif melakukan deteksi dini terhadap aktivitas oknum yang mengatasnamakan pengurus Ormas yang berpotensi merugikan masyarakat," terangnya.

"Di antaranya melalui koordinasi dengan jajaran kepengurusan setingkat di atasnya untuk konfirmasi terkait kepengurusan yang terupdate. Pemerintah berwibawa, manakala memikili data yang valid, faktual, ter-update dan clear, agar atasan kita menganbil keputusan tidak salah," ujar Khambali. (kyo)

Install aplikasi Valora News app di Google Play

Komentar